Tesis
Pemaknaan keberadaan myopic loss aversion pada investor mahasiswa (studi fenomenologi pada mahasiswa UM, UB, dan Universitas Ma Chung) / Betharisa Atsala
Abstrak
ABSTRAK Atsala Betharisa. 2017. Pemaknaan Keberadaan Myopic Loss Aversion Pada Investor Mahasiswa (Studi Fenomenologi pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang Universitas Brawijaya dan Universitas Ma Chung). Tesis. Jurusan Akuntansi. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Tuhardjo S.E M.Si Ak (2) Prof. Dr. Sudarmiatin M.Si Kata Kunci Myopic Loss Aversion Myopic Loss Aversion (MLA) merupakan kombinasi dari dua teori perilaku yaitu loss aversion dan mental accounting. Loss aversion mengacu pada kenyataan bahwa seseorang yang cenderung lebih sensitive terhadap kerugian dari pada keuntungan. Sedangkan mental accounting mengacu pada serangkaian tindakan kognitif yang dilakukan para pelaku ekonomi dalam mengelola mengevaluasi dan menjaga aktivitas keuangannya. Penelitian ini akan memaknai secara menyeluruh mengenai perilaku mahasiswa KSPM yang mengalami myopic loss aversion serta dampaknya terhadap keputusan investasi mereka serta hal-hal yang mendasari munculnya bias tersebut jika ditinjau dan kesadaran diri serta pengalaman pribadi setiap individu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti memilih paradigm interpretif fenomenologi klasik untuk memaknai keberadaan MLA secara mendalam berdasarkan pengalaman serta kesadaran mahasiswa KSPM dalam melakukan investasi. Penelitian ini dilakukan di Universitas Negeri Malang Universitas Brawijaya dan Universitas Ma Chung. Informan dalam penelitian ini adalah 6 mahasiswa dan 2 pembina KSPM. Hasil penelitian yang dapat diambil oleh peneliti ialah bahwa Myopic Loss Aversion (MLA) cenderung terjadi pada mahasiswa yang melakukan investasi aktif pada saham short term dibandingkan pada mahasiswa pasif yang berinvestasi pada saham long term. Myopic Loss Aversion lebih sering muncul pada mahasiswa yang melakukan evaluasi portofolo secara frekuen. Aspek-aspek yang mendasari munculnya myopic loss aversion meliputi (1) Kurangnya pengalaman (2) Sikap Gegabah (3) Sentimen Pasar. Selanjutnya pada pola investasi atas dampak dari perilaku myopic loss aversion dipengaruhi oleh seberapa besar andil pembina KSPM dalam pengambilan keputusan investasi.