Skripsi
Mutu sirup pisang dengan varietas yang berbeda (ambon, raja nangka, awak / Heni Lestari
Abstrak
ABSTRAK Lestari Heni. 2017. Mutu Sirup Pisang dengan Varietas Pisang yang Berbeda (Ambon Raja Nangka Awak). Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Aisyah Larasati ST. MT. MIM. Ph.D. (II) Ir. Issutarti M. P. Kata Kunci Pisang Sirup Pisang Ekstraksi Osmosis Sifat Fisikokimia Buah pisang sangat berpotensi untuk dijadikan minuman. Salah satu upaya untuk mengembangkan pemanfaatan buah pisang adalah sebagai bahan dasar pembuatan sirup pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia (total gula dan glukosa) sifat fisik (warna) mutu hedonik (rasa aroma dan warna) tingkat kesukaan (rasa aroma dan warna) dan perbedaan harga jual sirup pisang dengan varietas pisang yang berbeda. Sirup pisang diproses dengan menggunakan metode ekstraksi osmosis dengan tujuan menghasilkan sirup yang jernih dan bermutu lebih baik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yang berbeda yaitu varietas pisang (Ambon Raja Nangka Awak) dengan dua kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance). Jika terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilanjutkan dengan Post hoc Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total gula dan glukosa pisang tertinggi terdapat pada pisang awak. Total gula dan glukosa sirup pisang tertinggi terdapat pada sirup pisang awak. Kecerahan warna (L) tertinggi terdapat pada sirup pisang awak. Warna hijau (a-) dan warna biru (b-) tertinggi terdapat pada sirup pisang ambon. Mutu hedonik rasa dan aroma sirup pisang tertinggi terdapat pada sirup pisang raja nangka. Mutu hedonik warna tertinggi terdapat pada sirup pisang awak. Tingkat kesukaan rasa dan warna tertinggi terdapat pada sirup pisang ambon. Tingkat kesukaan aroma tertinggi terdapat pada sirup pisang raja nangka. Harga jual tertinggi terdapat pada sirup pisang raja nangka.