Skripsi
Pengembangan video pembelajaran materi sumber energi Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV SDN Singojuruh 1 Banyuwangi / Daduk Pranata Budiarta
Abstrak
ABSTRAK Budiarta Daduk Pranata. 2014. Pengembangan Video Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV SDN Singojuruh 1 Banyuwangi. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Program Studi Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Dedi Kuswandi M.Pd (II) Eka Pramono Adi S.I.P. M.Si. Kata Kunci Media Video Ilmu Pengetahuan Alam Sumber Energi Dari hasil pengamatan dan wawancara pengembang dengan guru kelas IV di SDN Singojuruh 1 Banyuwangi diketahui bahwa siswa kurang dapat menyerap materi pembelajaran tentang sumber energi karena hanya menggunakan buku materi ilmu pengetahuan alam saja tanpa adanya praktek serta penggunaan media pembelajaran yang kurang sehingga hasil belajar kurang meningkat. Oleh karena itu dikembangkanlah media video pembelajaran ilmu pengetahuan alam materi sumber energi. Media video pembelajaran ini sangat cocok dengan karakteristik siswa SD kelas IV yang mudah memahami hal konkret ketimbang abstrak dan senang melalukan sesuatu secara langsung. Pengembangan ini menghasilkan sebuah produk berupa media video pembelajaran ilmu pengetahuan alam tentang sumber energi yang telah tervalidasi oleh ahli materi ahli media dan siswa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan audio visual dari Sadiman. Hasil pengembangan media interaktif ini dinyatakan dalam kualifikasi valik/layak berdasarkan analisis sebagai berikut validasi media 90% yang berarti media video valid dan layak digunakan ahli materi 87 5% yang berarti media video valid dan layak digunakan uji coba perorangan 91 7% yang berarti media video valid dan layak digunakan uji coba kelompok kecil 90 25% yang berarti media video valid dan layak digunakan dan uji coba lapangan 92 2%. Yang berarti media video valid dan layak digunakan yang berarti media video valid dan layak digunakan media juga mengalami perbaikan diantaranya penambahan animasi dan penyesuaian latar belakang yang lebih menarik. Sedangkan tes hasil belajar dari siswa perorangan sebanyak 3 siswa mengalami peningkatan 36 6% dari kelompok kecil sebanyak 10 siswa terjadi peningkatan sebesar 32% dan dari ujicoba lapangan mengalami peningkatan 44 2%. Dari data tersebut menunjukkan media video pembelajaran ini efektif digunakan dalam proses belajar mengajar IPA SD tentang sumber energi. Saran yang diajukan kepada guru mata pelajaran IPA adalah hendaknya media video pembelajaran ini dapat di tindak lanjuti lagi menjadi lebih baik sesuai dengan perkembangan teknologi. Sedangkan untuk siswa dibiasakan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Media video pembelajaran ini menjadi salah satu media alternatif yang bisa membantu belajar siswa terutama yang mengikuti mata pelajaran IPA.