Skripsi
Analisis ketangguhan dan morfologi patahan Ferro Casting Ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I / Bima Kukuh Tri Wicaksono
Abstrak
ABSTRAK Wicaksono Bima Kukuh Tri. 2017. Analisis Ketangguhan dan Morfologi Patahan Ferro Casting Ductile (FCD) pada Proses Two Step Austemper dengan Variasi Waktu Austemper I. Skripsi Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D. (II) Dr. H. Andoko S T. M.T. Kata Kunci FCD waktu austemper ketangguhan morfologi patahan Ferro Casting Ductile (FCD) merupakan besi cor yang mengandung grafit bulat. Besi cor grafit bulat banyak sekali digunakan sebagai komponen otomotif. Untuk meningkatkan ketangguhan dari FCD bisa di lakukan dengan proses austempering. Variasi waktu austemper I yang digunakan adalah 5 menit 10 menit dan 15 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui nilai ketangguhan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 5 menit. (2) Mengetahui nilai ketangguhan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 10 menit. (3) Mengetahuinilai ketangguhan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 15 menit. (4) Mengetahui morfologi patahan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 5 menit. (5) Mengetahui morfologi patahan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 10 menit. (6) Mengetahui morfologi patahan ferro casting ductile (FCD) pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I selama 15 menit. Metode dalam penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian eksperimental yang menggunakan model penelitian the one-shot case study. Hasil ketangguhan FCD pada proses two step austemper dengan variasi waktu austemper I meningkat. Peningkatan ini bisa dilihat dari perubahan nilai ketangguhan dari waktu austemper I selama 5 menit 10 menit dan 15 menit. Nilai rerata kekerasan pada proses two step austemper dengan waktu austemper I selama 5 menit adalah 0 0049 Joule/mm2 selama 10 menit adalah 0 0080 Joule/mm2 dan selama 15 menit adalah 0 0086 Joule/mm2. Hal ini disebabkan karena semakin lama waktu austemper I maka ferit yang terbentuk semakin sedikit ferit yang terbentuk sehingga ketangguhannya meningkat.