Skripsi
Pengembangan modul digital dengan mengintegrasikan model mind mapping untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pemrograman dasar pada siwa kelas X RPL di SMKN 12 Malang / Taufig Budi Darmawan
Abstrak
ABSTRAK Darmawan Taufig Budi. 2017. Pengembangan Modul Digital dengan Mengintegrasikan Model Mind Mapping untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Pemrograman Dasar pada Siswa Kelas X RPL di SMKN 12 Malang. Pembimbing (1) Drs. Setiadi Cahyono P. M.Pd. M.T. (2) Drs. Wahyu Sakti G.I. M.Kom. Kata kunci modul digital mind mapping berpikir kritis pemrograman dasar Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk berupa modul ajar digital mata pealajaran Pemrograman Dasar. Standar kopetensi yang diajarkan pada modul digital ini adalah memahami dan memecahkan masalah menggunakan algoritma pemrograman pada kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengetahui kualitas dan tingkat kelayakan dari modul ajar digital Pemrograman Dasar yang telah dikembangkan serta mengetahui tingkat pertumbuhan kemampauan berpikir kritis siswa kelas X RPL di SMKN 12 Malang. Penelitian pengembangan ini mengikuti langkah-langkah pengembangan yang sesuai untuk menghasilkan produk yang berkualitas berdasarkan penilaian ahli media ahli materi dan siswa sebagai subjek uji coba. Penellitian ini mengacu pada model pengembangan Dick Carey (2009) dengan rincian (1) Identifikasi Tujuan Pembelajaran (2) Analisis Pembelajaran (3) Analisis Pembelajar dan Konteks (4) Menentukan Tujuan Pembelajaran (5) Mengembangkan Instrumen Penilaian (6) Mengembangkan Strategi Pembelajaran (7) Mengembangkan dan Memilih Bahan Ajar (8) Mendesain dan Melakukan Evaluasi Formatif (9) revisi (10) Mendesain dan Melakukan Evaluasi Sumatif. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah dari ahli media modul digital ini mendapatkan persentase kevalidan sebesar 84 3% dan dari ahli materi mendaptkan skor kevalidan sebesar 86 76%. Uji coba kelompok kecil mendapatkan persentase kevalidan sebesar 82 12% sedangkan uji lapangan mendapatkan persentase kevalidan sebesar 85 53%. Kemampuan berpikir kritis dari 31 siswa setelah mempelajari modul digital mendapatkan hasil 100% siswa dikategorikan kemampuan berpikir tingkat tinggi.