UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Rancangan mutu beton fc’ = 25 Mpa menggunakan kerikil diameter (40-20) mm dan prediksi beban hancurnya / Aziz Rivai

Rivai, Aziz - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rivai Azis. 2017. Rancangan Mutu Beton fc 25 MPa Menggunakan Kerikil Diameter (40-20) mm dan Prediksi Beban Hancurnya. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahyo Hendarto Yoh M.T (II) Dr. Ir. B. Sri Umniati M.T Kata Kunci Kerikil (40-20) mm beban hancur prediksi beban hancur rumus empiris Dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada sektor perancangan campuran beton khususnya dalam memenuhi keperluan rumusrumus praktis teknologi beton yang berkaitan dengan kontrol kualitas capaian mutu dari produk silinder beton maka perlu adanya suatu penelitian untuk mengevaluasi capaian mutu dari produk silinder beton. Kerikil merupakan bahan dengan pesentase terbanyak dalam campuran beton maka kerikil cukup berpengaruh terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk membuat rancangan mutu beton fc 25MPa dengan meggunakan kerikil diameter (40-20) mm dan prediksi beban hancurnya. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel 20 benda uji berbentuk silinder dengan diameter (d) 15 cm dan tinggi (h) 20 cm. Campuran beton menggunakan Semen Portland pasir hitam dengan zone gradasi II dan kerikil dengan ukuran (40-20) mm yaitu kerikil yang lolos saringan 40 mm dan tertahan saringan 20 mm dengan menggunakan metode perencanaan campuran beton SNI. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetehui (1) Komposisi campuran mutu beton fc 25 MPa dengan menggunakan kerikil diameter (40-20) mm dengan perbandingan berat (2) Konstanta rumus empiris untuk prediksi beban hancur beton silinder untuk mutu 25 MPa (3) Adanya perbedaan ataukah persamaan beban hancur rumus empiris dengan beban hancur uji lab. Metode yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji hipotesa perbedaan pada beban hancur menggunakan sotware SPSS 17.0. Untuk teknik pengujian mekanik digunakan destruktif dan non destruktif (rumus empiris). Untuk rumus empiris digunakan P dimana P kuat hancur (Newton) A luas penampang silinder (m2) g percepatan gravitasi bumi (m/det2) kerapatan massa (kg/m3) K Konstanta. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Berdasarkan hasil mix desain campuran menggunakan perbandingan 1 (Pc) 1 7 (Ps) 2 38 (Kr). (2) Konstanta (K 8200) berdasarkan rumus empiris P nilai konstanta (K) untuk rumus empiris dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu mutu beton gradasi kerikil yang digunakan ukuran benda uji yang digunkakan.(3) Hasil pengujian hipotesa uji beda kuat tekan sampel dengan bantuan software SPSS 17.0 menunjukan tidak terdapat perbedaan pada taraf signifikansi 95% antara rata-rata beban hancur rumus Empiris dengan beban hancur Uji lab.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.1834 RIV r
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2017.
Deskripsi Fisik
x, 123 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00386/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. BETON
2. CONCRETE

Pembimbing
1. Wahyo Hendarto Yoh ; 2. B. Sri Umniati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik