Skripsi
Pengembangan bahan ajar berbasis contextual learning mata pelajaran Jaringan Dasar pada siswa kelas X SMKN 1 Gending / Ira Fitriana Zuhro
Abstrak
ABSTRAK Zuhro Ira Fitriana. 2017. Pengembangan Bahan Ajar berbasis Contextual Learning Mata Pelajaran Jaringan Dasar pada Peserta didik Kelas X SMKN 1 Gending. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. Ir. Syaad Patmanthara M.Pd.(2) M. Zainal Arifin S.Si. M.Kom. Kata kunci bahan ajar contextual learning jaringan dasar. Bahan ajar mempunyai peran penting dalam pembelajaran. Bahan ajar berfungsi untuk membantu guru dalam mengarahkan kegiatan pembelajaran di kelas dan membantu dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Berdasarkan observasi di SMKN 1 Gending kelas X RPL diperoleh bahwa hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran jaringan dasar masih rendah yaitu hanya 11 dari 35 peserta didik yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau dengan persentase ketuntasan 31 42%. Hal ini disebabkan karena bahan ajar yang digunakan tidak interaktif dan kurang kontekstual sehingga peserta didik kurang termotivasi untuk memahami dan cenderung menghafal materi. Oleh karena itu peneliti ingin mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis contextual learning mata pelajaran jaringan dasar pada siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Gending. Model pengembangan bahan ajar interaktif ini mengadopsi model pengembangan ADDIE terdiri dari (1) analisis (2) desain (3) pengembangan (4) implementasi dan (5)evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara kepada guru dan peserta didik. Uji kelayakan bahan ajar dilakukan oleh ahli materi ahli media dan peserta didik. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil yaitu (1)persentase 91 87% pada ahli media (2) 90 76% pada ahli materi (3) 85 7 % pada uji coba kelompok kecil dan (3) 89 6% pada uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa bahan ajar interktif jaringan dasar yang dikembangkan layak untuk diterapkan sebagai bahan ajar pembantu dalam proses pembelajaran.