Skripsi
Penerapan blended learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman web di kelas X MM SMK Negeri 12 Malang / Lutfi Maylani Azizah Mahmud
Abstrak
ABSTRAK Mahmud Lutfi Maylani Azizah. 2017. Penerapan Blended Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Di Kelas X MM SMK Negeri 12 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara M.Pd. (II) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. Kata kunci Model Pembelajaran Blended Learning E-Learning Hasil belajar Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar yang dilakukan oleh dua orang atau lebih sehingga terjadi suatu interaksi yang saling memberikan umpan balik. Untuk melakukan proses pembelajaran guru harus aktif dan tepat dalam pemilihan model pembelajaran di dalam kelas. Pemilihan model pembelajaran yang sesuai akan berdampak pada hasil belajar siswa. Model pembelajaran dengan memanfatkan teknologi dapat membuat pembelajaran lebih menarik diantaranya adalah penerapan model pembelajaran Blended Learning. Pembelajaran Blended Learaning merupakan startegi pembelajaran yang mengkombinasikan metode pembelajaran konvensional dengan memanfatkan teknologi jaringan (e-learning). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Blended Learning pada mata pelajaran Pemrograman web. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Tanggart yang memiliki empat tahapan disetiap siklusnya yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X program keahlian Multimedia di SMK Negeri 12 Malang pada mata pelajaran pemrograman web. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi wawancara dokumentasi dan tes. Hasil yang diperoleh dalam penelitan ini adalah hasil penerapan Blended Learning mengalami peningkatan pada siklus I dan siklus II memiliki pengaruh terhadap perubahan hasil belajar dengan persentase pada siklus I sebesar 82 81 dan persentase siklus II sebesar 92 19. Hasil belajar siswa ranah pengetahuan dari persentase awal 38 34% menjadi 61 76% pada siklus I dan meningkat menjadi 91 18% pada siklus II. Hasil belajar ranah dari 73 53% pada siklus I dan meningkat menjadi 91 18% pada siklus II. Hasil belajar siswa ranah sikap dari 67 65% pada siklus I dan meningkat menjadi 91 18% pada siklus II.