UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh preheating terhadap kekerasan dan struktur mikro di daerah jalur dan sekitarnya / Yoga Prasetyo Widodo

Widodo, Yoga Prasetyo - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Widodo Yoga Prasetyo. 2017. Pengaruh Preheating terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro di Daerah Jalur Las dan Sekitarnya. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yoto H. Dr. S T. M.Pd. M.M. (II) Wahono Drs. S.ST. M.Pd. Kata Kunci Preheating OAW SMAW kekerasan struktur mikro Proses preheating berguna untuk menurunkan laju pendinginan saat pengelasan berlangsung agar masukan panas lebih stabil karena perbedaan panas yang terjadi antara daerah las dengan daerah sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh preheating terhadap kekerasan dan struktur mikro di daerah jalur las dan sekitarnya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimental dengan variabel bebasnya adalah suhu preheating 400 7484 C dan tanpa preheating. Variabel terikatnya adalah nilai kekerasan dan struktur mikro. Variabel kontrolnya adalah ukuran lubang pembakar menggunakan ukuran nomer 3 jarak area preheating hanya dilakukan disekitar area kampuh V atau dibagian yang akan dilas kampuh V 60 7484 preheating menggunakan las OAW pengelasan SMAW posisi pengelasan bawah tangan (1G) dan media pendingin menggunakan udara. Pengujian bahan meliputi pengujian nilai kekerasan dan struktur mikro. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai kekerasan di daerah jalur las dengan perlakuan preheating diperoleh nilai 222 HV sedangkan untuk tanpa preheating diperoleh nilai 257 HV. Nilai kekerasan di daerah fusi dengan perlakuan preheating diperoleh nilai 211 HV sedangkan untuk tanpa preheating diperoleh nilai 270 HV. Nilai kekerasan di daerah HAZ dengan perlakuan preheating diperoleh nilai 191 HV sedangkan untuk tanpa preheating diperoleh nilai rata-rata 237 HV. Hasil pengamatan struktur mikro di daerah jalur las fusi dan HAZ dengan perlakuan preheating dan tanpa preheating terlihat struktur ferrit dan perlit. Tidak tampak perubahan struktur mikro baik ditinjau dari bentuk dan jenis fasa. Hal ini disebabkan benda yang digunakan kecil seharusnya menggunakan benda yang lebih besar untuk proses preheating. Pada pengelasan yang memerlukan proses preheating las OAW dapat digunakan tidak terfokus pada dapur pemanas dan untuk mengontrol suhu preheating sesuai dengan yang diinginkan bisa menggunakan thermocouple. Jika objek yang digunakan lebih besar untuk proses preheating bisa menggunakan dua las OAW untuk menjaga suhu agar tetap merata.


Informasi Detail
DDC
Rs 671.52 WID p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2017.
Deskripsi Fisik
xii, 105 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00657/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. PENGELASAN
2. WELDING

Pembimbing
1. Yoto ; 2. Wahono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik