Skripsi
Media digital pembelajaran menulis cerkak untuk siswa SMA / Cahyaning Rohmatul Hidayati
Abstrak
ABSTRAK Hidayati Cahyaning Rohmatul. 2017. Media Digital Pembelajaran Menulis Cerkak untuk Siswa SMA. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Teguh Tri Wahyudi S S M.A. Kata Kunci media digital pembelajaran menulis teks cerkak Pemberlakuan Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 19 tahun 2014 tentang mata pelajaran bahasa daerah sebagai muatan lokal yang wajib diajarkan merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam pembinaan terhadap bahasa daerah khususnya bahasa Jawa. Implikasi dari pemberlakuan peraturan gubernur tersebut yakni turut diberlakukannya kurikulum untuk mata pelajaran bahasa Jawa. Indikator disusun sesuai dengan kompetensi dasar yang dimuat dalam kurikulum agar tujuan pembelajaran bahasa Jawa dapat tercapai. Menulis cerkak merupakan salah satu indikator dari kompetensi dasar memproduksi dan mempublikasikan karya fiksi (naskah drama cerita pendek karya terjemahan). Permasalahan yang dihadapi guru dalam pembelajaran menulis cerkak yakni pemahaman siswa terhadap kosa kata bahasa Jawa masih terbatas serta terdapat kesulitan pada tahap penentuan ide dan pengembangan cerita. Selain itu bahan ajar yang digunakan guru terbatas berupa buku teks bahasa Jawa dan penggunaan microsoft power point sebagai penunjang. Berdasarkan permasalahan tersebut alternatif solusi yang dipilih peneliti adalah pengembangan media pembelajaran menulis cerkak. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan media pembelajaran berupa media pembelajaran digital mudah dioperasikan. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini diadaptasi dari model Borg dan Gall yang telah disederhanakan meliputi (1) studi pendahuluan (2) perencanaan (3) pengembangan produk awal (4) uji kelayakan (5) revisi produk (6) uji coba kelompok kecil dan (7) penyempurnaan produk akhir. Jenis data dalam penelitian ini adalah data verbal yang diperoleh dari hasil catatan saran dan komentar serta data numerik yang diperoleh dari skor nilai oleh ahli praktisi dan siswa melalui angket penilaian. Data-data tersebut dianalisis dengan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Hasil dari analisis data tersebut dapat diketahui tingkat kelayakan media digital dari segi isi bahasa dan tampilan. Hasil penelitian pengembangan ini diperoleh persentase kelayakan sebesar 87 6% dari segi isi 88 3% dari segi tampilan dan 84 4% dari segi bahasa. Selain persentase kelayakan saran dan komentar dari ahli praktisi dan siswa dijadikan sebagai bahan revisi dalam penyempurnaan akhir produk. Berdasarkan hasil tersebut multimedia interaktif ini termasuk dalam kualifikasi layak dengan tindak lanjut diimplementasikan. Kelebihan dari produk ini adalah format media digital yang mudah untuk disebarluaskan sehingga selain sebagai media pembelajaran di sekolah juga dapat diterapkan sebagai bahan belajar mandiri di rumah. Selain itu di dalam media tidak hanya disajikan materi tentang menulis cerkak namun juga disajikan tata bahasa (paramasastra) unggah-ungguh basa dan ejaan bahasa Jawa sertaii dilengkapi kamus kecil bahasa Jawa. Kekurangan dari produk ini yakni tidak disertai lembar menulis di dalam media. Media digital pembelajaran menulis cerkak ini dapat dimanfaatkan oleh guru siswa dan peneliti lain. Guru disarankan untuk media digital sebagai media pembelajaran menulis cerkak atau sebagai referensi penggunaan media pembelajaran untuk materi lainnya. Siswa disarankan untuk pemanfaatan media digital ini sebagai bahan belajar mandiri di luar sekolah. Peneliti lain disarankan untuk pemanfaatan penelitian pengembangan ini sebagai bahan penelitian keefektifan multimedia interaktif terhadap kemampuan siswa dalam menulis cerkak atau sebagai bahan referensi pengembangan produk yang sejenis. Selanjutnya multimedia interaktif ini dapat disebarluaskan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa khususnya di Jawa Timur atau diunggah oleh pihak universitas agar dapat diunduh melalui situs resmi universitas.