UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Rancangan mutu beton 22 MPa menggunakan kerikil gradasi diameter (40-20) mm dan prediksi beban hancurnya / Hakim Abdur Rohman

Rohman, Hakim Abdur - Nama Orang;

Abstrak
ii ABSTRAK Abdur Rohman Hakim. 2017. Rancangan Mutu Beton 22 MPa Menggunakan Kerikil Gradasi Diameter (40-20) mm dan Prediksi Beban Hancurnya. Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahyo Hendarto Yoh M.T (II) Dr. Ir. B. Sri Umniati M.T Kata Kunci Kerikil Gradasi Beban Hancur Kuat Tekan Empiris Struktur bangunan pada saat ini tidak terlepas dari apa yang dinamakan beton. Perkerjaan beton saat ini banyak digunakan dalam suatu kegiatan proyek konstruksi yang mana beton lebih mudah dibentuk dalam pengerjaannya bahanbahan mudah didapat mudah perawatannya dan lebih ekonomis Salah satu sifat material penyusun beton yang cukup berperan adalah gradasi agregat kasar. Agregat kasar merupakan komponen terbesar pada beton. Oleh karena itu pada penelitian ini mencoba untuk membuat rancangan mutu beton dengan meggunakan gradasi tunggal (40-20)mm dan prediksi beban hancurnya. Pentingnya penelitian ini adalah kita dapat memperkirakan mutu beton di lapangan dengan mengukur paremeter fisik beton tersebut sehingga tidak membuang banyak waktu. Pada penelitian ini akan dicari (1) Bagaimana komposisi campuran mutu beton 22 MPa menggunakan gradasi diameter (40-20) mm dengan perbandingan berat hancur (2) Berapa konstanta rumus empiris untuk prediksi beban hancur beton silinder pada mutu 22 MPa (3) Apakah ada perbedaan beban hancur rumus empiris dengan beban hancur uji lab. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu membuat 20 benda uji silinder beton untuk mendapatkan data berupa Analisis statistik deskriptif dan uji hipotesa perbedaan pada kuat tekan. Untuk teknik pengujian mekanik digunakan destruktif dan non destruktif (rumus empiris). Persamaan rumus empiris yang digunakan sebagai berikut P 65533 65533 3 2 65533 65533 dimana P kuat hancur (Newton) A luas penampang silinder (m2) g percepatan gravitasi bumi (m/det2) 65533 kerapatan massa (kg/m3) K Konstanta. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Berdasarkan hasil mix desain campuran menggunakan perbandingan 1 (Pc) 2 4 (Ps) 3 6 (Kr). (2) Konstanta (K 7800) berdasarkan rumus empiris P 65533 65533 3 2 65533 65533 (3). Sesuai hasil pengujian secara destruktif didapatkan kuat tekan rata rata sebesar P 399500 N dan dengan rumus empiris sebesar P 399767 82 N. Berdasarkan hasil pengujian statistik uji beda kuat tekan sampel dengan bantuan software SPSS 24.0 Tidak Terdapat perbedaan antara rata-rata beban hancur rumus Empiris dengan beban hancur Uji lab.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.1834 ROH r
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Sipil, 2017.
Deskripsi Fisik
ix, 66 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00735/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. BETON
2. CONCRETE

Pembimbing
1. Wahyo Handarto ; 2. Sri Umniati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik