Skripsi
Studi tentang kompetensi karyawan bidang produksi industri garmen Dwi Putra Perkasa Lowokwaru Malang / Amadea Nur Yufianti
Abstrak
i ABSTRAK Nur Yufianti Amadea. 2017. Studi Tentang Kompetensi Karyawan Bidang Produksi Industri Garmen Dwi Putra Perkasa Lowokwaru Malang. Skripsi. Jurusan Teknologi Indutri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nur Endah Purwaningsih M.Pd. (2) Dra. Sri Eko Puji Rahayu M.Si. Kata Kunci kompetensi pekerja bagian produksi dan SKKNI Menurut standar serta target perusahaan pekerjaan harus selesai sesuai target dan tepat waktu. Kompetensi karyawan sangat penting dalam target produksi industri garmen agar produksi tercapai dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis pekerjaaan pada bagian produksi di Industri Garmen Dwi Putra Perkasa Lowokwaru Malang berdasarkan kriteria unjuk kerja Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Garmen No. 305 tahun 2015. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kulitatif. Pengumpulan data diperoleh dari proses wawancara observasi serta dokumentasi. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil temuan penelitian semua pekerja disemua bagian telah sesuai dengan kriteria unjuk kerja Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang garmen dimulai dari proses pattern and maker cutting proses sewing serta proses finishing. Adapun pada bagian pressing kain pelapis serta quality control pekerja sudah memiliki kompetensi yang sesuai dengan kriteria unjuk kerja SKKNI. Dua bagian tersebut masih menggunakan cara manual sedangkan pada SKKNI menggunakan mesin fusing untuk pressing kain pelapis dan metal detector untuk quality control meskipun pekerja tidak memiliki sertifikat keahlian perbagian namun semua kriteria jenis pekerjaan yang dilakukan pekerja sudah sesuai dengan kriteria unjuk kerja SKKNI. Berdasarkan hasil temuan di lapangan saran yang ditulis peneliti adalah (1) bagi perusahaann sebagai masukan untuk meningkatkan kinerja karyawan di semua bagian pekerjaan serta meningkatkan mesin penunjang pekerjaan khususnya pada bagian pressing kian pelapis dan quality control di Dwi Putra Perkasa Garmen yang masih menggunakan cara manual dan belum sesuai dengan standar mesin yang ada pada SKKNI yakni menggunakan mesin fusing dan metal detector. (2) bagi masyarakat SKKNI dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman untuk masyarakat umum agar tahu tentang pedoman kompetensi kerja (3) bagi peneliti lain penelitian ini menjadi masukan serta referensi untuk mengetahui kompetensi pekerja bidang produksi industri busana khususnya di bidang garmen kemeja.