UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Karakteristik bioplastik berbasis blend tapioka dan karagenan melalui proses cetak ekstrusi / Rizki Tata Sahana

Sahana, Rizki Tata - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Sahana Rizki Tata. 2017. Karakteristik Bioplastik Berbasis Blend Tapioka dan Karagenan Melalui Proses Cetak Ekstrusi. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Heru Suryanto S.T. M.T. (2) Dr. Hj. Widiyanti M.Pd. Kata Kunci Bioplastik Tepung Tapioka Karagenan Ekstrusi Potensi pengembangan plastik yang terbuat dari bahan yang dapat diperbaharui di Indonesia sangat besar karena Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah yang akan dikembangkan menjadi biopolimer. Bioplastik merupakan salah satu jenis plastik yang mudah terurai karena pada dasarnya bioplastik terbuat dari bahan-bahan yang dapat diperbaharui. Pati dari singkong berpotensi menjadi matriks pembuatan bioplastik karena di Indonesia memiliki sangat banyak produsen singkong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap kekuatan pati singkong. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah tapioka gliserol aquades dan karagenan. Metode yang digunakan adalah sintesis bioplastik menggunakan ekstrusi. Penambahan varian karagenan 2 5% 5% 7 5% dan 10% (b/b) pada konsentrasi tapioka 40 gr gliserol 30% (b/b) dan aquades 30% (b/b). Sifat mekanik diukur dengan menggunakan mesin uji tarik dengan beban maksimum 50N. XRD merupakan pengujian untuk mengetahui karakterisasi fasa dari suatu material FTIR merupakan pengujian untuk mengetahui karakterisasi dari gugus oksida dalam suatu material. Pembuatan serat bioplastik menggunakan mesin ekstrusi dengan pemanasan 120oC. Hasil menunjukkan bahwa penambahan karagenan mempengaruhi kekuatan tarik serat bioplastik. Hasil dari penambahan 2 5% 5% 7 5% 10% karagenan menghasilkan kuat tarik masing-masing sebesar 1 62 4 87 2 137 2 876 Mpa dan pemanjangan masing-masing mencapai 20 22 mm 19 48 mm 17 27 mm 14 78 mm. Hasil karakterisasi fasa dari XRD menunjukkan kristalinitas dari serat bioplastik dengan intensitas tertinggi terjadi pada serat bioplastik dnegan penambahan karagenan sebesar 5%. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya peningkatan gugus S-O3 dan C-O dan senyawa ester pada penambahan karagenan.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.11233 SAH k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik mesin, 2017.
Deskripsi Fisik
xii, 94 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00845/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. BIOPLASTIK
2. BIOPLASTICS

Pembimbing
1. Heru Suryanto ; 2. Widiyanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik