UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Kajian kesalahan konsep dalam materi ikatan kovalen mahasiwa program studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Haluoleo / oleh Erman

Erman - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Erman 1998. Btudi Tentang Katzalahan Konsep Mahasiswa Program Studi. Ewadidikan Kimia FKIE Unhalu Dalam Mempelajari Miteri Ikatan Kovalen. Pembimbing (I) Drs. H.Effendy MPd. PhD. (II) Dr. Srini M. Iskandar MSc. Kata-kata kunci Kesalahan konsep ikatan kovalen. Berdasarkan Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) Stilj tahun 1994 salah satu tujuan pengajaran ilmu kimia di SHU adalah -Agar siswa menguasai konsep-konsep dalam Ilmu Kimia dan saling keterkaitannya serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun teknologi. Tujuan ini hanya dapat dicapai jika siswa menguasai konsep-konsep kimia dan saling keterkaitannya secara benar. Salah satu jalan untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pembelajaran kimia oleh guru di SMU. Oleh sebab itu guru atau calon guru sa-ngat penting untuk menguasai konsep-konsep kimia secara be-nar. Guru atau calon guru yang mengalami kesalahan konsep akan mempunyai pemahaman yang berbeda dengan apa yang dipa-barn oleh masyarakat ilmiah. Kesalahan ini nantinya dapat berjangkit kepada siswa yang diajarnya. Ikatan kovalen meru-pakan salah satu materi kimia yang sangat abstrak karena berkaitan dengan elektron atom dan molekul yang sangat abs-trak. Sifat abstrak ini dapat menyebabkan sulitnya untuk memahami konsep-konsep dalam materi tersebut. Hal ini me-mungkinkan terjadinya kesalahan konsep pada guru atau maha-siswa calon guru maupun siswa dalam memahami materi ikatan kuvalen. Penelitian ini bertujuanuntuk mengiidentifikasi kesalahan konsep yang mungkin terjadi pada mahasiswa calon guru kimia dalam mempelajari materi ikatan kovalen. Penelitian ini bersifat deskiptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Unhalu yang belum mengambil matakuliah ikatan kimia tahun ajaran 1997/1998 sebanyak 100 orang. Sampel penelitian adalah ang-kiAan tahun 1996 dan tahun 1997 sebanyak 70 orang. Data pe-nelitian dijaring dengan menggunakan tes obyektif (1 2 3 dan 4) dengan alasan (a b c dan d) dimana pilihan 4 dan d masih kosong dan dipilih/dijawab oleh responden jika ketiga jawaban (1 2 3) dan alasan (a b c) dianggap tidak tepat. Sedangkan penyebab kesalahan dijaring melalui wawancara kepa-da mahasiswa yang banyak mengalami kesalahan konsep utamanya pada konsep dasar sebanyak 10 orang. Validitas tes diperoleh berdasarkan pertimbangan 3 orang dosen kimia IKIP Malang sebesar 1 00 dan reliabilitas tes diperoleh secara tes retos sebesar 0 56 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan maha-siswa terhadap konsep-konsep dalam materi ikatan kovalen tergolong sangat rendah (kurang dari 90%). Dari hasii iden-tifikasi diperoleh kesalahan konsep yang terjadi pada maha-siswa adalah (1) pasangan elektron yang mengikat dua buah atom disebut pasangan elektron bebas (2) Ikatan kovalen koordinasi terjadi karena pasangan elektron bebas yang digu-nakan bersama disumbangkan oleh salah satu atom yang beri-katan (3) Semua elektron valensi terlibat dalam pembentukan ikatan (4) Aturan oktet harus selalu dipenuhi oleh atom-atom yang berikatan utamanya oleh atom pusat (5) Kepolaran suatu ikatan tergantung pada afinitas elektron atom-atom yang berikatan (6) Sebuah ikatan bersifat nonpolar karena jari-jari atom yang berikatan sama (7) Sebuah ikatan bersi-fat nonpolar karena atom-atom yang berikatan inernenuhi aturan oktet (8) Bentuk molekul ditentukan oleh jumlah atom yang terikat pada atom pusat (9) Molekul yang bersifat nonpolar p gt 0 dan molekul polar p 0 (10) Molekul bersifat polar karena momen-momen ikatannya searah molekul bersifat nonpo-lar karena ikatan antara atom-atomnya bersifat nonpolar dan molekul bersifat semipolar p lt 0 karena ikatan antara atom-atornnya bersifat polar (11) Jumlah ikatan tunggal jika ke-dua atom yang berikatan sama keelektronegatifannya jumlah ikatan rangkap 2 jika berbeda keelektronegatifannya (12) Panjang ikatan tergantung pada jenis ikatan yang ada. Penye-babkesalahan konsep adalah Kesalahan dalam memahami jenis ikatan peranan elektron valensi jumlah elpktron valensi sebelum pembentukan molekul dan sesudah pembentukan molekul posisi pasangan elektron ikatan jumlah pasangan elektron ikatan dan elektron bebas dan arah momen ikatan.


Informasi Detail
DDC
Rt 541.22 ERM k
Prodi
IKIP MALANG. PROGRAM PASCA SARJANA. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA,, 1997.
Deskripsi Fisik
ix, 132 lembar il., tab. 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00235/KI/98
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--IKIP MALANG, 1997
Subjek
1. IKATAN KIMIA - STUDI DAN PENGAJARAN

Pembimbing
1. EFFENDY, 2. ISKANDAR, SRINI M.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik