Skripsi
Grammatical errors found in recount texts written by tenth graders of SMAN 1 Turen / Dicky Yoga Bagus Saputra
Abstrak
ABSTRAK Yoga B. S. Dicky. 2017. Kesalahan-kesalahan Grammatikal yang Ditemukan dalam Teks Recount yang Ditulis oleh Siswa Kelas X1 SMAN 1 Turen. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Furaidah M.A. (II) Dr. Mirjam Anugerahwati M.A. Kata Kunci Kesalahan tata bahasa teks recount Bahasa Inggris sebagai bahasa asing diajarkan sebagai subjek wajib di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Indonesia. Bagi sebagian besar siswa mempelajari bahasa asing itu sulit karena bahasa Inggris mempunyai tata bahasa yang berbeda dibandingkan dengan bahasa Indonesia dan itu seringkali membuat siswa seringkali membuat kesalahan-kesalahan dalam penulisan. Kelas 10 IPS SMAN 1 Turen yang terdiri dari 33 siswa diharuskan mencapai tujuan pembelajaran lebih cepat dibanding dengan kelas 10 lainnya karena para siswa di kelas ini mengikuti kelas akselerasi. Tetapi peneliti masih menemukan bahwa kelas ini sering mendapatkan nilai yang rendah dalam pelajaran bahasa Inggris seperti siswa di kelas reguler. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk menyusun sebuah penelitian untuk menganalisa kesalahankesalahan yang mereka lakukan di dalam konteks teks recount. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan untuk prosedur analisa kesalahan-kesalahan dalam teks recount siswa peneliti menggunakan teory dari Ellis dan Barkhuizen (2005). Data yang diperoleh adalah data dari tes menulis teks recount para siswa. Setelahnya data yang diperoleh diidentifikasi dan diklasifikasikan sesuai dengan klasifikasi kesalahan-kesalahan grammatika yang di kemukakan Azar (1993). Setelah data dianalisis peneliti menumkan terdapat 307 kesalahankesalahan dari 30 lembar teks recount siswa. Kesalahan-kesalahan tersebut diklasifikasikan menjadi empat belas bentuk kesalahan singular-plural word form word choice verb tense add a word omit a word word order incomplete sentence spelling punctuation capitalization article meaning not clear dan run-on sentence. Dari semua kesalahan-kesalahan terdapat 3 kesalahan-kesalahan besar. Seratus duapuluh lima (125) kesalahan atau 40.7% terkait dengan verb tense add a word sebanyak 31 kesalahan atau 10% spelling sebanyak 26 kesalahan atau 8.4%. kesalahan lainnya adalah word choice sebanyak 23 kesalahan atau 7.5% word form sebanyak 20 kesalahan or 6.5% singular-plural sebanyak 17 kesalahan atau 5.5% omit a word sebanyak 15 kesalahan atau 4.8% capitalization sebanyak 13 kesalahan atau 4.2% word order sebanyak 10 kesalahan atau 3.2% incomplete sentence sebanyak 8 kesalahan atau 2.6% meaning not clear sebanyak 6 kesalahan atau 1.9% punctuation sebanyak 6kesalahan atau 1.9% article sebanyak 5 kesalahan atau 1.6% dan kesalahan yang terakhir adalah run-on sentence sebanyak 2 atau 1%. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa verb tense adalah kesalahan terbesar yang terjadi dalam penulisan teks recount siswa. Oleh karena itu di dalam kelas writing guru seharusnya menggunakan strategi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa siswa dan meminimalisir kesalahankesalahan grammatika siswa sehingga mereka dapat menerapkan tata bahasa dengan baik di dalam penulisan teks recount.