Tesis
Hubungan struktur kognitif siswa SMU kelas I dengan kemampuan siswa menyelesaikan soal kimia / oleh Endang Siwi Retnaningsih
Abstrak
ABSTRAK Endang Siwi retnaningsih 1998. Hubungan Struktur Kognitif Siswa SMU Kelas I dengan Kemampuad Menyelesaikan Soal Kimia.Tesis Jurusan Pendidikan Kimia Program Pascasarjana IKIP Malang. Pembimbing (I) Dr. Suhadi Ibnu M.A. (II) Drs Manckinnu M.Sc. Ph.D. Kata-kata Kunci struktur kognitif peta konsep Struktur kognitif adalah organisasi pengetahuan yang telah dimiliki siswa yang tersusun secara hirarkis. Struktur kognitif yang tersusun dengan baik akan sangat membantu siswa dalam menyelesaikan suatu masalah atau soal. Peta konsep adalah suatu jaringan konsep atau merupakan suatu kerangka pernyataan dari berbagai konsep yang tersusun secara hirarki yang dapat menggambarkan struktur kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)struktur kognitif siswa dengan menggunakan peta konsep (2)kemampuan siswa menyelesaikan soal (3)hubungan struktur kognitif dengan kemampuan menyelesaikan soal (4) sumbangan efektif struktur kognitif terhadap kemampuan menyelesaikan soal serta (5)memvalidasi peta konsep sebagai alat untuk mengetahui struktur kognitif. Sejalan dengan tujuan penelitian maka penelitian ini menggunakan analisa deskriptif dan analisa statistik korelasi dan regresi. Populasi penelitian ini adalah siswa SMU Negeri kelas I di lingkungan Kotamadya Surakarta tahun ajaran 1997/1998. Tekni) sampling yang digunakan adalah random proposional berstrata dengan sampel penelitian sebanyak 90 siswa dari tiga SMU negeri dengan kategori tinggi sedang dan rendah. Dimana masing-masing kategori berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan 2 instrumen yaitu tes menyuisun peta konsep clan tes penyelesaian soal denfan 3 tahap. Penelitian ini dilakukan pada mata pelaran kimia yaitu pada mater. redoks. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan siswa menyusun peta konsep dan menyelesaikan soal redoks untuk ketiga SMU berbeda sesuai dengan kategorinya. Struktur kognitif siswa merupakan pemahaman siswa pada materi tersebut. Untuk siswa kategori tinggi mempunyai pemahachan yang haik kategori sedang pemahamannya cukup dan Vategori rendah berpemahaman Terdapat hut-Jung 4n y.AJ4g c gt ignfikan antara struktur kognitif dengan kemampuan menyelesaikan soal pada taraf signifikansi 5. struktur kognitif siswa memberikan sumbangan efektif yang berbeda untuk ketiga SMU terhadap kemampuan menyelesaikan soal. Sumbangan ini menurun setelah 2 minggu pembelajaran. Untuk SMU kategori tinggi sumbangan efektifnya (SE) sebesar 24% dan menjadi 18%. SMU kategori sedang sebesar 337. dan menurun menjadi 31% sedangkan SMU kategori rendah sebesar 237. dan menu run menjadi 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyusun peta konsep merupakan indikator yang reliabel untuk mengungkap struktur kognitif siswa.