Skripsi
Pengembangan bahan ajar IPA berbasis siklus belajar 5E berbantuan mind map untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP kelas VII tema Energi Dalam Sistem Kehidupan / Ahshaina Ramadhaningtias
Abstrak
i ABSTRAK Ramadhaningtiyas A. 2017. Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Siklus Belajar 5E Berbantuan Mind Map untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas VII Tema Energi dalam Sistem Kehidupan. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Arif Hidayat M.Si. (II) Novida Pratiwi S.Si. M.Sc. Kata kunci bahan ajar IPA siklus belajar 5E energi dalam sistem kehidupan kemampuan berpikir kritis Pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum 2013 bertujuan untuk meningkatkan kualitas berpikir siswa yaitu menumbuhkan berpikir kritis melalui strategi pembelajaran yang scientific. Ciri utama pembelajaran Kurikulum 2013 adalah siswa dituntut untuk aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran bersiklus atau learning cycle 5E merupakan model pembelajaran berpusat pada siswa yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Model pembelajaran tersebut dapat diimplemantasikan baik dalam pembelajaran secara langsung maupun dalam bahan ajar.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa bahan ajar IPA berbasis siklus belajar 5E untuk meningkatkan berpikir kritis siswa SMP kelas VII tema energi dalam kehidupan yang layak dan valid. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah Four-D Model dengan mengambil tiga tahap yaitu pendefinisian (define) perancangan (design) dan pengembangan (develop). Tahap penyebaran tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian. Kelayakan bahan ajar IPA yang dikembangkan dapat diketahui melalui uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi dilakukan oleh dosen ahli untuk mengetahui kelayakan bahan ajar materi dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Uji keterbacaan dilakukan oleh guru dan siswa. Uji keterbacaan oleh guru dilakukan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar dalam pembelajaran di dalam kelas. Uji keterbacaan siswa dilaksanakan dengan melibatkan 15 orang siswa SMPN 4 Kota Malang kelas VIII yang telah menempuh materi energi dalam sistem kehidupan. Hasil pengembangan berupa bahan ajar IPA berbasis siklus belajar 5E pada materi energi dalam sistem kehidupan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP kelas VII. Hasil uji kelayakan oleh dosen ahli diperoleh rerata persentase 88 7% hasil uji keterbacaan oleh guru diperoleh rerata persentase 90 4% dan hasil uji keterbacaan oleh siswa diperoleh rerata persentase 93%%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka bahan ajar IPA yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak.