UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Potensi senyawa alami dari bawang putih (Allium sativum) tunggal lokal Jawa Timur sebagai inhibitor enzim LpxC dalam biosintesis lipopolisakarida pada bakteri Pseudomonas aeruginosa melalui virtual screening / Nur Fitriana

Fitriana, Nur - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Fitriana Nur. 2017. Potensi Senyawa Alami dari Bawang Putih (Allium sativum) Tunggal Lokal Jawa Timur sebagai Inhibitor Enzim LpxC dalam Biosintesis Lipopolisakarida pada Bakteri P. aeruginosa melalui Virtual Screening. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Rahayu Lestari M. Si. (II) Dr. Betty Lukiati M. S. Kata Kunci Enzim LpxC Infeksi Nosokomial Molecular Docking P. aeruginosa Senyawa Organosulfur Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi pada penderita yang sedang atau telah dirawat di rumah sakit. Pseudomonas aeruginosa merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi nosokomial dengan prevalensi cukup tinggi di berbagai negara. 6-16 % infeksi nosokomial di Indonesia disebabkan oleh P. aeruginosa. P. aeruginosa merupakan kelompok bakteri Gram negatif dengan tingkat resistensi tinggi karena memiliki struktur lipopolisakarida (LPS) pada lapisan terluar sistem membran ganda. LPS tersusun atas tiga komponen salah satunya adalah lipid A yang bersifat responsibel terhadap efek toksik pada inang. Sintesis lipid A terjadi di dalam sitoplasma dan difasilitasi oleh sembilan enzim berbeda. Enzim UDP-3-O-acyl-N-acetylglucosamine deacetylase atau yang dikenal dengan enzim LpxC merupakan katalisator pertama dalam sintesis lipid A dan menjadi salah satu target dalam pengembangan antibiotik. Pengembangan antibiotik untuk mengobati infeksi P. aeruginosa dilakukan karena bakteri ini telah memiliki resistensi yang tinggi terhadap berbagai antibiotik sintetis. Penggunaan antibiotik sintetis juga menyebabkan banyak efek samping bahkan dapat menyebabkan kematian pada pengguna. Pengembangan antibiotik yang sedang marak dilakukan adalah dengan menggunakan senyawa alami salah satunya adalah bawang putih (Alliium sativum) tunggal. Bawang putih tunggal memiliki kandungan organosulfur seperti Alliin Allicin dan Ajoene. Keempat senyawa organosulfur diketahui memiliki aktivitas antibakteri dengan spektrum yang cukup luas. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi potensi senyawa yang terkandung dalam bawang putih (Allium sativum) tunggal sebagai agen antibakteri melalui virtual screening. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang pada bulan Agustus sampai November 2017. Potensi keempat senyawa organosulfur sebagai agen antibakteri diketahui dengan menggunakan web server PASS dan melakukan virtual screening melalui metode molecular docking. Nilai Pa potensi senyawa organosulfur yang diperoleh dari web server PASS dianalisis menggunakan tiga kriteria yaitu (1) Pa 0 7 (2) 0 5 Pa 0 7 (3) Pa 0 5. Hasil molecular docking dianalisis melaluli perbandingan nilai afinitas pengikatan ( 0) residu asam amino yang dihubungkan dengan ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik ligan-reseptor. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara membandingkan masing-masing interaksi ligan-reseptor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat senyawa organosulfur berpotensi sebagai agen antibakteri. Kemampuan tersebut ditunjukkan melaluiviii besaran nilai Probability activity (Pa) dan sisi aktif pengikatan yang sama dengan senyawa kontrol pada enzim LpxC. Sisi aktif pengikatan yang sama diketahui melalui ikatan hidrogen dengan residu asam amino (Ser295 Val182 dan Tyr 296) dan interaksi hidrofobik antara senyawa dengan asam amino (Phe152 Phe181 Gly85 Phe176 Ala84 Val182 Ser180 Ile241 Leu86 Tyr296 Ser295 dan Met297) dari enzim. Banyaknya residu asam amino dan interaksi hidrofobik yang terbentuk antara senyawa dengan enzim menunjukkan bahwa senyawa memiliki aktivitas biologis sangat kuat.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.7 FIT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2017.
Deskripsi Fisik
xiii, 48 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01044/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2017
Subjek
1. ANTIBIOTIK - BAWANG PUTIH
2. ANTIBIOTICS - WHITE ONIONS

Pembimbing
1. Sri Rahayu Lestari ; 2. Betty Lukiati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik