Skripsi
Penambahan serbuk kayu sebagai fiber alami pada beton f’e 25 terhadap kuat tarik belah / Husni Hardiansyah
Abstrak
ABSTRAK Hardiansyah Husni. 2017. Penambahan Serbuk Kayu sebagai Fiber Alami pada f c 25 terhadap Kuat Tarik Belah. Skripsi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. Ir. H. Sudomo M.MT. (II) Drs. AdjibKarjanto S.T. M.T. Kata Kunci serbukkayu betonf c 25 kuattarikbelah. Beton merupakan salah satu bahan pembentuk bangunan yang banyak dipakai dalam pembangunan.Penambahan limbah kayu pada campuran beton akan menambah kekuatan ikat antar partikel akibat sifat adhesi dan dispresi serta menghambat difusi air dalam material akibat sifat hidrofob disebabkan kandungan selulosa dan hemiselulosa yang terkandung didalamnya. Penambahan limbah kayu jati dan mahonidicampurkan pada bahan campuran beton f c 25 dengan ratio masing-masing 0 5kg/m3. Padapenelitianini diharapkan mampumengetahui kuat tarik belah beton campuran kayu jati dan mahoni. Selain itu juga dapat diketahui hubungan grafik antara umur 7 14 dan 28 hari terhadap kuat tarik beton yang telah diberi campuran kayu jati dan mahoni. Sebelumnyaserbuk gergaji yang akan digunakan sebagai campuran dikeringkan dengan suhu 60 C dalam waktu 5 jam lalu dicampurkan kedalam adukan betonf c 25 dengan diameter 15cm dan tinggi 30 cm. Metodeanalisis yang digunakanpadapenelitianiniyaitu ANOVA denganrumusdunnetpada SPSS. Daripenelitian ini didapatkan hasil bahwa berat volume dan kuat tarik belah beton normal pada 28 harisecara berturut-turut2 56 g/cm3 dan 7 7 MPa. Sedang kan pada beton dengan campuran jati 2 46g/cm3dan 7 6 MPa. Dan pada beton dengan campuran mahoni2 45 g/cm3dan 7 4 MPa. Dari data kuat tarik belah dan berat jenis tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara beton normal beton dengan campuran jati dan beton dengan campuran mahoni.Sedangkan untuk hubungan kuat tarik belah terhadap usia beton mengalami trend positif . Kuat tarik belah beton normal pada hari ke 7 14 dan 28 secara berturut-turut 6 9 7 5 dan 7 7MPa. Sedangkan untuk beton dengan campuran jati 6 8 7 3 dan 7 4MPa. Dan untuk beton dengan campuran mahoni adalah 6 5 7 3 dan 7 6MPa.