Disertasi
Penggunaan multi media dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa tunarungu kelas II SDLB-B / Whening Dyah Triarini
Abstrak
ABSTRAK Triarini Whening Dyah 2017. Penggunaan Multi Media dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca PermulaanSiswa Tunarungu Kelas II SDLB-B. Disertasi. Program Study Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof.Dr.I Nyoman Sudana Degeng M.Pd (II) Prof.Dr. Moch.Efendi M.Pd M.Kes (III) Dr. AJE Toenlioe Kata kunci siswatunarungu membacapermulaan multi mediapembelajaran Tunarungumerupakansalahsatudariketerbatasandalampendengaran. Salah satukarakteristiktunarunguadalahmerekatidakdapatmenerimainformasidarisampingmaupundaribelakang. Jadiinformasi yang diperolehharusselaludaridepan. Informasiditerimasecara visual taktilmaupunkinestetik. Dampak dari gangguan pendengaran ini di antaranya adalah anak tunarungu mengalamikesulitandalammembacapermulaan. Yang dimaksuddenganmembacapermulaanadalahmengenalbenda-bendaataugerakan yang ada di sekitarmerekasehari-hari. Denganmelihattulisanataumemperhatikanisyaratjarisiswatunarungudapatmengertimaknanya. Atausebaliknya denganmenunjukkanbendakepadasiswatunarungu iadapatmengisyaratkanataumenunjukkantulisannya. Kesulitandalammengikutipembelajarandanbelajarbagisiswatunarungumenyebabkanmerekaperlufasilitas yang memudahkancarabelajar.Salah satualternatifpemecahanmasalahkesulitanbelajarmembacapermulaaniniadalahmenggunakan multi rupamedia pembelajaranataubeberapamacammedia pembelajaran. Multi rupa media pembelajarandalampenelitianiniadalah media pembelajarantigadimensi (3D) media pembelajaranduadimensi(2D) dananimasitebak kata. Tujuanpenelitianiniadalah (1) untukmengetahuitingkatperubahankemampuanmembacapermulaansiswatunarungudenganmenggunakan media tigadimensiberupabendaasliataubendatiruan (2) untukmengetahuitingkatperubahankemampuanmembacapermulaansiswatunarungudenganmenggunakan media pembelajaranduadimensiberupakartu kata (3) untukmengetahuitingkatperubahankemampuanmembacapermulaansiswatunarungudenganmenggunakan multimedia animasitebak kata (4) untukmengetahuitingkatperubahankemampuanmembacapermulaansiswatunarungudenganmenggunakan media pembelajarantigadimensi media pembelajaranduadimensidan multimedia animasitebak kata. Penelitianinimenggunakanmetodesingle subject research denganMultielement-Design. Subyekpenelitianberjumlah lima orang siswatunarungu. Variabelpenelianiniadadua yaituvariabelterikatberupakemampuanmembacapermulaan danvariabelbebasberupa multirupa media pembelajaran. Penelitiandilaksanakandalamduafaseyaitufasebaseline danfaseintervensi selama 19 kali pertemuan denganmemberikan 100 kosa kata yang harusdibaca. Media pembelajaran yang digunakanadalahmedia tigadimensi(3D) berupabendaaslimaupunbendatiruan media duadimensi(2D) berupakartu kata dananimasitebak kata yang diberikansecarabergantianjugadengankombinasi. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaadapeningkatanperolehankosa kata dari rangkaian baseline dan intervensi yang dilakukan selama 19 kali pertemuan. Hasil baseline dan intervensi yang diperoleh masing-masingsubyekberbeda. ALY dapat membaca 100 kosa kata FJR 78 kosa kata ARY 100 kosa kata RIS 85 kosa kata dan RHA 100 kosa kata. Kesimpulandaripenelitianiniadalah (1) penggunaan media pembelajaran berupa media tiga dimensi yaitu benda asli maupun benda tiruan memberikan perubahan yang besar pada perolehan kemampuan membaca permulaan pada kelima subjek (2) penggunaan media pembelajaran berupa media dua dimensi yaitu kartu kata memberikan perubahan yang besar pada perolehan kemampuan membaca permulaan pada kelima subjek (3) penggunaan media pembelajaran berupa media animasi tebak kata memberikan perubahan yang besar pada perolehan kemampuan membaca permulaan pada kelima subjek (4) penggunaan multirupa media pembelajaran berupa media tiga dimensi yaitu benda asli maupun benda tiruan media dua dimensi berupa kartu kata dan media animasi tebak kata memberikan perubahan yang besar pada perolehan kemampuan membaca permulaan pada kelima subjek dengan berbagai macam karakter. Penggunaan multirupa media pembelajaran pada penelitian ini secara umum memberikan perubahan positif pada kemampuan membaca permulaan pada siswa tunarungu. Harapan di kemudian hari multirupa media digunakan dalam semua proses pembelajaran. Hal ini dimaksudkan supaya dapatmemberikan berbagai pengalaman pada siswa dan menghindari adanya kejenuhan. Selainitu lingkunganrumahataupunsekolahikutmendukungdalammemahamimakna kata denganisyarat. Penerbitankamusisyaratseyogyanyajugadilengkapidengangambaruntukmembantumemahamisuatukosa kata.