Skripsi
Karakteristik cerpen Odapus dan sahabat kupu Cantik Blitar / Ayu Firdiana
Abstrak
ABSTRAK Firdiana Ayu. 2017. Karakteristik Cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Martutik M. Pd. Kata Kunci karakteristik cerpen Cerpen merupakan bentuk prosa rekaan yang pendek. Pendek yang dimaksud masih adanya keutuhan cerita tidak hanya sedikit halaman. Cerpen merupakan karangan fiktif yang berisi sebagian kehidupan seseorang atau kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh. Pengertian lain cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian peristiwa dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib. Cerpen memiliki unsur-unsur yang membangun dari dalam cerpen tersebut yang disebut unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi tema alur tokoh perwatakan latar sudut pandang dan gaya bahasa. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan sehingga menjalin suatu cerita yang utuh. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini sebagai berikut (1) mendiskripsikan tema cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (2) mendeskripsikan alur cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (3) mendiskripsikan tokoh dan penokohan cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar dan (4) mendiskripsikan latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data yang bersifat kualitatif. Data penelitian tersebut berupa naskah cerpen Odapus (pasien Lupus) dan sahabat Kupu Cantik Blitar berupa hasil karya menulis cerpen dengan karakteristik yang akan dianalisis yaitu tema alur tokoh dan penokohan dan latar. Sumber data penelitian ini adalah 10 cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Pelaksanaan penelitian peneliti sebagai observer yang akan mencatat semua hal yang terjadi selama proses membuat cerpen berlangsung kemudian menganalisis seperti apa yang sudah menjadi acuan menganalisis dalam penelitian tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Blitar mulai 21 Februari 2017 berakhir pada 15 Maret 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu kodifikasi data klasifikasi data dan perapian data. Tahap pertama kodifikasi data merupakan pemberian kode berdasarkan abjad judul cerpen dan nama siswa untuk pengurutan data. Tahap kedua klasifikasi data merupakan suatu cara untuk mengkategorikan data ke dalam tabel. Tahap ketiga data yang telah dikategorikan kemudian diperiksa keabsahannya. Data penelitian ini yaitu paparan bahasa yang mengandung tema alur tokoh dan penokohan dan latar dalam cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar berupa kutipan teks. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dengan dibantu instrumen tambahan berupa tabel pengumpul data dan panduan analisis data. Hasil penelitian ini adalah karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar pada aspek tema lebih didominasi dengan tema perjuangan hidup. Tema yang sifatnya universal ini akrab dengan kehidupan para pengarang karena sedang mengalami sakit atau keluarganya ada yang sakit dan dalam perjuangan menjalani hidupnya. Sedangkan tema lain yang muncul yaitu masalah percintaan keagamaan dan perjalanan hidup. Karakteristik alur cerpen yang ditulis Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh penggunaan alur maju. Dari sepuluh cerpen yang menggunakan alur campuran hanya dua cerpen. Hal tersebut umumnya ditemukan pada cerpen. Karakteristik tokoh cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh tokoh-tokoh protagonis yang digambarkan secara langsung oleh pengarang. Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh-tokoh yang seringkali ditemui dikehidupan nyata seperti tokoh aku ibu bapak teman dan dokter. Sedangkan penokohan yang digunakan mayoritas menggunakan kasih sayang. Karakteristik latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh kemampuan pengarang menggunakan pemaparan langsung. Latar tempat disebutkan langsung tanpa penggambaran yang mendetail seperti di halaman rumah di rumah sakit dan di sekolah. Latar suasana didominasi kemampuan pengarang menggambarkan cerita yang penuh dengan perjuangan hidup dan penuh kesabaran. Latar waktu yang digunakan waktu yang umum seperti pagi hari suatu siang sore hari dan malam hari. Berdasarkan penelitian yang penulis temukan penulis mempunyai saran bagi pembaca. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu bagi guru kelas jika mengajarkan muridnya agar lebih memperhatikan masalah dalam kelas agar para siswa dapat lebih mengembangkan ceritanya. Karena pada kenyataan di luar kelas untuk umum juga masih banyak pemahaman menulis cerpen yang kurang memadahi. Untuk peneliti lanjutan agar memilih judul dan pembahasan yang lebih baru lagi dan membahas permasalahan yang lain untuk lebih mengetahui permasalahan yang sedang ada di pembelajaran. ABSTRAK Firdiana Ayu. 2017. Karakteristik Cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Martutik M. Pd. Kata Kunci karakteristik cerpen Cerpen merupakan bentuk prosa rekaan yang pendek. Pendek yang dimaksud masih adanya keutuhan cerita tidak hanya sedikit halaman. Cerpen merupakan karangan fiktif yang berisi sebagian kehidupan seseorang atau kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh. Pengertian lain cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian peristiwa dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib. Cerpen memiliki unsur-unsur yang membangun dari dalam cerpen tersebut yang disebut unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi tema alur tokoh perwatakan latar sudut pandang dan gaya bahasa. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan sehingga menjalin suatu cerita yang utuh. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini sebagai berikut (1) mendiskripsikan tema cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (2) mendeskripsikan alur cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (3) mendiskripsikan tokoh dan penokohan cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar dan (4) mendiskripsikan latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data yang bersifat kualitatif. Data penelitian tersebut berupa naskah cerpen Odapus (pasien Lupus) dan sahabat Kupu Cantik Blitar berupa hasil karya menulis cerpen dengan karakteristik yang akan dianalisis yaitu tema alur tokoh dan penokohan dan latar. Sumber data penelitian ini adalah 10 cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Pelaksanaan penelitian peneliti sebagai observer yang akan mencatat semua hal yang terjadi selama proses membuat cerpen berlangsung kemudian menganalisis seperti apa yang sudah menjadi acuan menganalisis dalam penelitian tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Blitar mulai 21 Februari 2017 berakhir pada 15 Maret 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu kodifikasi data klasifikasi data dan perapian data. Tahap pertama kodifikasi data merupakan pemberian kode berdasarkan abjad judul cerpen dan nama siswa untuk pengurutan data. Tahap kedua klasifikasi data merupakan suatu cara untuk mengkategorikan data ke dalam tabel. Tahap ketiga data yang telah dikategorikan kemudian diperiksa keabsahannya. Data penelitian ini yaitu paparan bahasa yang mengandung tema alur tokoh dan penokohan dan latar dalam cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar berupa kutipan teks. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dengan dibantu instrumen tambahan berupa tabel pengumpul data dan panduan analisis data. Hasil penelitian ini adalah karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar pada aspek tema lebih didominasi dengan tema perjuangan hidup. Tema yang sifatnya universal ini akrab dengan kehidupan para pengarang karena sedang mengalami sakit atau keluarganya ada yang sakit dan dalam perjuangan menjalani hidupnya. Sedangkan tema lain yang muncul yaitu masalah percintaan keagamaan dan perjalanan hidup. Karakteristik alur cerpen yang ditulis Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh penggunaan alur maju. Dari sepuluh cerpen yang menggunakan alur campuran hanya dua cerpen. Hal tersebut umumnya ditemukan pada cerpen. Karakteristik tokoh cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh tokoh-tokoh protagonis yang digambarkan secara langsung oleh pengarang. Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh-tokoh yang seringkali ditemui dikehidupan nyata seperti tokoh aku ibu bapak teman dan dokter. Sedangkan penokohan yang digunakan mayoritas menggunakan kasih sayang. Karakteristik latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh kemampuan pengarang menggunakan pemaparan langsung. Latar tempat disebutkan langsung tanpa penggambaran yang mendetail seperti di halaman rumah di rumah sakit dan di sekolah. Latar suasana didominasi kemampuan pengarang menggambarkan cerita yang penuh dengan perjuangan hidup dan penuh kesabaran. Latar waktu yang digunakan waktu yang umum seperti pagi hari suatu siang sore hari dan malam hari. Berdasarkan penelitian yang penulis temukan penulis mempunyai saran bagi pembaca. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu bagi guru kelas jika mengajarkan muridnya agar lebih memperhatikan masalah dalam kelas agar para siswa dapat lebih mengembangkan ceritanya. Karena pada kenyataan di luar kelas untuk umum juga masih banyak pemahaman menulis cerpen yang kurang memadahi. Untuk peneliti lanjutan agar memilih judul dan pembahasan yang lebih baru lagi dan membahas permasalahan yang lain untuk lebih mengetahui permasalahan yang sedang ada di pembelajaran. ABSTRAK Firdiana Ayu. 2017. Karakteristik Cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Martutik M. Pd. Kata Kunci karakteristik cerpen Cerpen merupakan bentuk prosa rekaan yang pendek. Pendek yang dimaksud masih adanya keutuhan cerita tidak hanya sedikit halaman. Cerpen merupakan karangan fiktif yang berisi sebagian kehidupan seseorang atau kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh. Pengertian lain cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian peristiwa dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib. Cerpen memiliki unsur-unsur yang membangun dari dalam cerpen tersebut yang disebut unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi tema alur tokoh perwatakan latar sudut pandang dan gaya bahasa. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan sehingga menjalin suatu cerita yang utuh. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini sebagai berikut (1) mendiskripsikan tema cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (2) mendeskripsikan alur cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (3) mendiskripsikan tokoh dan penokohan cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar dan (4) mendiskripsikan latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data yang bersifat kualitatif. Data penelitian tersebut berupa naskah cerpen Odapus (pasien Lupus) dan sahabat Kupu Cantik Blitar berupa hasil karya menulis cerpen dengan karakteristik yang akan dianalisis yaitu tema alur tokoh dan penokohan dan latar. Sumber data penelitian ini adalah 10 cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Pelaksanaan penelitian peneliti sebagai observer yang akan mencatat semua hal yang terjadi selama proses membuat cerpen berlangsung kemudian menganalisis seperti apa yang sudah menjadi acuan menganalisis dalam penelitian tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Blitar mulai 21 Februari 2017 berakhir pada 15 Maret 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu kodifikasi data klasifikasi data dan perapian data. Tahap pertama kodifikasi data merupakan pemberian kode berdasarkan abjad judul cerpen dan nama siswa untuk pengurutan data. Tahap kedua klasifikasi data merupakan suatu cara untuk mengkategorikan data ke dalam tabel. Tahap ketiga data yang telah dikategorikan kemudian diperiksa keabsahannya. Data penelitian ini yaitu paparan bahasa yang mengandung tema alur tokoh dan penokohan dan latar dalam cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar berupa kutipan teks. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dengan dibantu instrumen tambahan berupa tabel pengumpul data dan panduan analisis data. Hasil penelitian ini adalah karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar pada aspek tema lebih didominasi dengan tema perjuangan hidup. Tema yang sifatnya universal ini akrab dengan kehidupan para pengarang karena sedang mengalami sakit atau keluarganya ada yang sakit dan dalam perjuangan menjalani hidupnya. Sedangkan tema lain yang muncul yaitu masalah percintaan keagamaan dan perjalanan hidup. Karakteristik alur cerpen yang ditulis Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh penggunaan alur maju. Dari sepuluh cerpen yang menggunakan alur campuran hanya dua cerpen. Hal tersebut umumnya ditemukan pada cerpen. Karakteristik tokoh cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh tokoh-tokoh protagonis yang digambarkan secara langsung oleh pengarang. Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh-tokoh yang seringkali ditemui dikehidupan nyata seperti tokoh aku ibu bapak teman dan dokter. Sedangkan penokohan yang digunakan mayoritas menggunakan kasih sayang. Karakteristik latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh kemampuan pengarang menggunakan pemaparan langsung. Latar tempat disebutkan langsung tanpa penggambaran yang mendetail seperti di halaman rumah di rumah sakit dan di sekolah. Latar suasana didominasi kemampuan pengarang menggambarkan cerita yang penuh dengan perjuangan hidup dan penuh kesabaran. Latar waktu yang digunakan waktu yang umum seperti pagi hari suatu siang sore hari dan malam hari. Berdasarkan penelitian yang penulis temukan penulis mempunyai saran bagi pembaca. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu bagi guru kelas jika mengajarkan muridnya agar lebih memperhatikan masalah dalam kelas agar para siswa dapat lebih mengembangkan ceritanya. Karena pada kenyataan di luar kelas untuk umum juga masih banyak pemahaman menulis cerpen yang kurang memadahi. Untuk peneliti lanjutan agar memilih judul dan pembahasan yang lebih baru lagi dan membahas permasalahan yang lain untuk lebih mengetahui permasalahan yang sedang ada di pembelajaran. ABSTRAK Firdiana Ayu. 2017. Karakteristik Cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Martutik M. Pd. Kata Kunci karakteristik cerpen Cerpen merupakan bentuk prosa rekaan yang pendek. Pendek yang dimaksud masih adanya keutuhan cerita tidak hanya sedikit halaman. Cerpen merupakan karangan fiktif yang berisi sebagian kehidupan seseorang atau kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh. Pengertian lain cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian peristiwa dan pengalaman. Tokoh dalam cerpen tidak mengalami perubahan nasib. Cerpen memiliki unsur-unsur yang membangun dari dalam cerpen tersebut yang disebut unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi tema alur tokoh perwatakan latar sudut pandang dan gaya bahasa. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan sehingga menjalin suatu cerita yang utuh. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini sebagai berikut (1) mendiskripsikan tema cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (2) mendeskripsikan alur cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar (3) mendiskripsikan tokoh dan penokohan cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar dan (4) mendiskripsikan latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data yang bersifat kualitatif. Data penelitian tersebut berupa naskah cerpen Odapus (pasien Lupus) dan sahabat Kupu Cantik Blitar berupa hasil karya menulis cerpen dengan karakteristik yang akan dianalisis yaitu tema alur tokoh dan penokohan dan latar. Sumber data penelitian ini adalah 10 cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar. Pelaksanaan penelitian peneliti sebagai observer yang akan mencatat semua hal yang terjadi selama proses membuat cerpen berlangsung kemudian menganalisis seperti apa yang sudah menjadi acuan menganalisis dalam penelitian tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Blitar mulai 21 Februari 2017 berakhir pada 15 Maret 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu kodifikasi data klasifikasi data dan perapian data. Tahap pertama kodifikasi data merupakan pemberian kode berdasarkan abjad judul cerpen dan nama siswa untuk pengurutan data. Tahap kedua klasifikasi data merupakan suatu cara untuk mengkategorikan data ke dalam tabel. Tahap ketiga data yang telah dikategorikan kemudian diperiksa keabsahannya. Data penelitian ini yaitu paparan bahasa yang mengandung tema alur tokoh dan penokohan dan latar dalam cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar berupa kutipan teks. Instrumen kunci penelitian adalah peneliti sendiri dengan dibantu instrumen tambahan berupa tabel pengumpul data dan panduan analisis data. Hasil penelitian ini adalah karakteristik cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar pada aspek tema lebih didominasi dengan tema perjuangan hidup. Tema yang sifatnya universal ini akrab dengan kehidupan para pengarang karena sedang mengalami sakit atau keluarganya ada yang sakit dan dalam perjuangan menjalani hidupnya. Sedangkan tema lain yang muncul yaitu masalah percintaan keagamaan dan perjalanan hidup. Karakteristik alur cerpen yang ditulis Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh penggunaan alur maju. Dari sepuluh cerpen yang menggunakan alur campuran hanya dua cerpen. Hal tersebut umumnya ditemukan pada cerpen. Karakteristik tokoh cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh tokoh-tokoh protagonis yang digambarkan secara langsung oleh pengarang. Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh-tokoh yang seringkali ditemui dikehidupan nyata seperti tokoh aku ibu bapak teman dan dokter. Sedangkan penokohan yang digunakan mayoritas menggunakan kasih sayang. Karakteristik latar cerpen Odapus dan Sahabat Kupu Cantik Blitar didominasi oleh kemampuan pengarang menggunakan pemaparan langsung. Latar tempat disebutkan langsung tanpa penggambaran yang mendetail seperti di halaman rumah di rumah sakit dan di sekolah. Latar suasana didominasi kemampuan pengarang menggambarkan cerita yang penuh dengan perjuangan hidup dan penuh kesabaran. Latar waktu yang digunakan waktu yang umum seperti pagi hari suatu siang sore hari dan malam hari. Berdasarkan penelitian yang penulis temukan penulis mempunyai saran bagi pembaca. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu bagi guru kelas jika mengajarkan muridnya agar lebih memperhatikan masalah dalam kelas agar para siswa dapat lebih mengembangkan ceritanya. Karena pada kenyataan di luar kelas untuk umum juga masih banyak pemahaman menulis cerpen yang kurang memadahi. Untuk peneliti lanjutan agar memilih judul dan pembahasan yang lebih baru lagi dan membahas permasalahan yang lain untuk lebih mengetahui permasalahan yang sedang ada di pembelajaran.