Skripsi
Meningkatkan kemenarikan pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi dengan menggunakan pendekatan bermain dan berlomba untuk siswa VIII B SMPN 16 Malang / Galih Tri Kuncoro
Abstrak
ABSTRAK Kuncoro Galih Tri. 2017. Kemenarikan Pembelajaran Tolak Peluru Gaya Membelakangi dengan Menggunakan Pendekatan Bermain dan Berlomba SiswaKelas VIII B SMP Negeri 16 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr.Siti Nurrochmah M Kes. Kata Kunci kemenarikan pembelajaran gaya membelakangi bermain berlomba Olahraga atletik diajarkan mulai jenjang SD/MI hinggajenjang SMA/MA. Tolak peluru gaya membelakangi adalah salahsatu nomer lempar dari cabang atletik. Melalui pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi diharapkan siswa lebih senang aktif paham terhadap materi dan terampil dalam penguasaan. Berdasarkan observasi awal diketahui bahwa kemenarikan pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi di SMP Negeri 16 Malang masih kurang optimal. Siswa masih banyak yang tidak senang tidak memperhatikan dan tidakaktif di dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan efektivitas pembelajaran tolak peluru setelah melakukan bermain dan berlomba. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lembar observasi wawancara dokumentasi dan catatan lapangan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK ini dilaksanakan pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi dengan pendekatan bermain dan berlomba. Melalui bermain dan berlomba ini siswa melakukan tolak pelurus ambil bermain dalam melaksanakan pembelajaran.Hal ini penting mengingat tidak semua siswa menyenangi olahraga tolak peluru. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan melakukan tekniktolak peluru gaya membelakang isiswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Malang mengalami peningkatan. Hasil tindakan siklus 1 pada teknik pegangan tingkat keberhasilan siswa dari 48.78% (20 siswa) menjadi 56.09% (23 siswa) sikap badan 46.34% (19 siswa) menjadi 56.09% (23 siswa) tahap menolak 46.34% (19 siswa) menjadi 58.53% (24 siswa) akhiran 43.90% (18 siswa) menjadi 58.53% (24 siswa). Hasil tindakan siklus 2 pertemuan 3 pada siklus 2 jika dilihat dari nilai persentase diantaranya tingkat keberhasilan pada teknik memegang sebanyak 90.24% (37 siswa) pada teknik sikapb adan 92.68% (38 siswa) pada teknik tahap menolak 92.68% (38 siswa) dan pada teknik akhiran 95.12% (39 siswa Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi dengan pendekatan bermain dan berlomba dapat meningkatkan kemenarikan pembelajaran siswa kelas VIII B SMP Negeri 16 Malang.