Tugas Akhir
Normalisasi saluran drainase jalan rel kereta api di wilayah Sumberpucung Kabupaten Malang/ Aditya Wirawan
Abstrak
ABSTRAK Wirawan Aditya. 2014. Normalisasi Saluran Drainase Jalan Rel Kereta Api di Wilayah Sumberpucung Kabupaten Malang. Proyek Akhir D3 Teknik Sipil dan Bangunan Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Nugroho Suryoputro S.T. M.T. Kata Kunci normalisasi saluran drainase jalan rel kereta api. Pembangunan infrastruktur dan perkembangan teknologi serta sumberdaya manusia terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Pembangunan infrastuktur sebagai prasarana umum untuk mendukung keamanan dan keselamatan para penguna tentu harus ditunjang dengan kelengkapan prasarana lain. Jalan rel kereta api juga merupakan salah satu dari sekian banyak prasarana yang digunakan untuk membantu mobilitas manusia dalam hal transportasi. Agar jalan rel kereta api tersebut mampu berfungsi dengan baik dan normal maka saluran drainase yang ada juga harus terawat sehingga semua hal yang dimaksud dalam pembangunannya dapat berjalan sebagaimana mestinya. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan saluran drainase jalur rel kereta api yang ada di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang dibeberapa bagian terdapat kerusakaan yang dapat menganggu kelancaran aliran air. Kondisi tersebut dapat membahayakan konstruksi badan jalan rel. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui debit air yang mampu ditampung oleh saluran drainase 2) Mengetahui anggaran biaya dalam menormalisasi saluran drainase 3) Mengetahui spesifikasi teknis dalam normalisasi saluran drainase 4) Mengetahui pelaksanaan yang akan dilakukan. Pengambilan data teknis yang meliputi panjang saluran dimensi saluran dan kemiringan dasar saluran menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan. Alat yang digunakan untuk mendukung pengambilan data antara lain adalah meteran panjang untuk mengukur dimensi saluran selang untuk water passuntuk menentukan kemiringan dasar saluran. Data yang didapat pada akhirnya akan dimasukkan kedalam rumus matematis hingga diperoleh nilai dari kondisi yang ditemukan dilapangan. Tanpa merubah bentuk dan ukuran saluran drainase. Hasil perhitungan secara matematis diperoleh debit aliran air pada potongan X2-X1 sebesar 1m3/detik dan potongan X1-X0 sebesar 2 48 m3/detik yang mana sesuai dengan peraturan dinas 10 Perusahan Jawan Kereta Api (PJKA) debit saluran drainase telah memenuhi syarat. Sesuai dengan jadwal yang direncanakan kegiatan normalisasi berdurasi selama 12 minggu dengan lama waktu durasi masing-masing item pekerjaan sesuai yang tertera pada rencana jadwal pelaksanaan. Total Anggaran yang direncanakan untuk menormalisasi saluran drainase adalah sebesar Rp 123.270.750 00.