Tesis
Pengaruh intensitas bimbingan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP Negeri I Metro / oleh Nindia Yuliwulandana
Abstrak
ABSTRAK Yuliwulandana Nindia. 1997. Pengaruh Intensitas Bimbingan Belajar terhadap Prestasi BelaJar Mat atika azwa Sekolah Menengah Pertama. Negerj. di Kotamadya Metro. Tesis Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana IKIP Malang. Pembimbing (I) Prof.Dr.Wayan Ardhana (II) Dr.Soesilo/Windradini. Kata kunci Intensitas Bimbingan Belajar Prestasi Belajar. Diseluruh kota di Indonesia banyak berdiri lembaga bimbingan belajar termasuk diantaranya di kota Metro. Lembaga bimbingan belajar tersebut dari waktu ke waktu banyak diminati tapi dikarenakan tempat yang terbatas tidak dapat menampung seluruh siswa di kota Metro khususnya siswa Sekolah Menengah Pertama. Selain daya tampung yang terbatas banyak siswa yang terbentur pada masalah dana. Oleh karena itu untuk membantu siswa dalam upaya meningkatkan prestasi belaJarnya dibentuklah bimbingan belajar yang diadakan disekolah dengan dibimbing langsung oleh para guru di sekolah tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa SMP dalam bidang studi matematika yang telah diberi bimbingan belajar lx seminggu selama 90 menit dan 2x seminggu selama 45 menit dengan siswa yang tidak diberi bimbingan belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II Sekolah Menengah Pertama Negeri I Metro. Pengumpulan data dilakukan melalui (1) Tes hasil belajar yaitu pengumpulan data yang berkaitan dengan hasil belajar matematika (2) Angket yaitu pengumpulan data yang berkaitan dengan strategi pembelajaran menggunakan bimbingan belajar pada bidang studi matematika. Pengujian homogenitas populasi menggunakan uji Barlett dan pengujian validitas menggunakn rumus korelasi Product Moment serta untuk pengujian reliabilitas menggunakan rumus Spearman Brown. Data tentang tercapainya tujuan pembelajaran di analisis dengan menggunakan uji t dan analisis varians satu jalur diteruskan dengan uji Scheffe. Untuk data tentang strategi pembelajaran dianalisis secara presentase. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa 1. Hasil belajar siswa yang diberi bimbingan belajar lx seminggu selama 90 menit lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak diberi bimbingan belajar pada bidang studi matematika. 2. Hasil belajar siswa yang diberi bimbingan belajar 2x seminggu selama 45 menit lebih balk dibandingkan dengan siswa yang tidak diberi bimbingan belajar pada bidang studi matematika. 3. Hasil belajar siswa yang diberi bimbingan belajar 2x seminggu selama 45 menit lebih balk dibandingkan dengan siswa yang diberi bimbingan belajar lx seminggu selama 90 menit pada bidang studi matematika. 4. Strategi pembelajaran menggunakan bimbingan belajar yang diadakan di sekolah dinilai membuat hasil yang positif bila dibandingkan dengan strategi pembelajaran yang tidak menggunakan bimbingan belajar. Adapun saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah hendaknya guru dalam memberikan maters pembelajaran dapat menerapkan setrategi bimbingan belajar karena pembelajaran yang diadakan di sekolah dirasa kurang dapat meningkatkan kreativitas siswa dan waktu yang tersedia belum cukup bagi siswa untuk dapat memahami dan menerima maters yang diberikan oleh guru khususnya dalam bidang studi matematika.