Skripsi
Developing role-play card as an alternative medium of instruction for speaking practice in eighth grade classes / Lailatul Izza
Abstrak
ABSTRAK Izza Lailatul. 2016. Developing Role-Play Cards as an Alternative Medium of Instruction for Speaking Practice in Eighth Grade Classes. Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Advisors Dr. Utari Praba Astuti M.A. and Dr. Sintha Tresnadewi M.Pd. Keywords kartu role-play latihan speaking. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kartu role-play sebagai sebuah media alternatif untuk latihan speaking untuk kelas VIII sehingga peserta didik dapat lebih banyak berlatih dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris terutama dalam berbicara. Desain penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE yang telah dimodifikasi untuk mengembangkan kartu role-play. Metode ADDIE terdiri dari Analisis Desain Development Implementasi dan Evaluasi. Penelitian ini telah dilakasanakan di salah satu kelas VIII yang ada di SMPN 2 Malang. Penelitian ini melibatkan 32 peserta didik sebagai subjek. Guru dan peserta didik terlibat dalam menggunakan kartu role-play sebagai media untuk aktivitas speaking. Peneliti mengumpulkan hasil penelitian dari kuisioner yang telah diisi oleh guru dan peserta didik. Setelah data yang terkumpul dianalisis hasilnya digunakan sebagai dasar untuk merevisi produk yang akhirnya menghasilkan produk akhir dari penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kartu role-play mendapatkan reaksi positif dari guru dan peserta didik. Guru menyetujui bahwa kartu role-play dapat membuat peserta didik lebih aktif dalam aktivitas speaking. Peserta didik juga mengakui bahwa kartu role-play dapat membantu mereka dalam berlatih speaking dan mereka juga menyetujui bahwa kartu role-play itu menarik. Peserta didik menyatakan bahwa mereka merasa senang setelah melakukan role-play. Beberapa siswa menyatakan bahwa mereka mendapatkan kosa kata yang baru mereka menjadi lebih percaya diri dan mereka berpikir bahwa aktivitas speaking dengan menggunakan kartu role-play itu menarik dan menyenangkan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah tiga puluh dua kartu role-play yang dilengkapi dengan booklet sebagai petunjuk penggunaan kartu role-play. Kartu role-play beserta booklet juga dikemas dalam sebuah box dengan pertimbangan kepraktisan. Kesimpulannya penelitian ini menunjukkan bahwa kartu role-play dapat membantu peserta didik dalam melatih kemampuan speaking mereka dan membuat mereka menikmati aktivitas speaking. Selain itu peserta didik berpendapat bahwa kemampuan speaking mereka telah bertambah baik setelah melaksanakan aktivitas speaking menggunakan kartu role-play. Guru dapat memanfaatkan kartu role-play sebagai alat untuk mengukur kemampuan speaking peserta didik karena telah dilengkapi dengan rubrik yang dapat digunakan untuk menilai peserta didik. Peneliti yang akan datang disarankan untuk mencoba mengembangkan kartu role-play dengan topic yang berbeda seperti teks genre.