Skripsi
Analisis kandungan rhodamin B pada jajanan kue basah di Pasar Kota Malang / Ria Novitasari
Abstrak
ABSTRAK Novitasari Ria. 2017. Analisis Kandungan Rhodamin B Pada Jajanan Kue Basah di Pasar Kota Malang. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. Soenar Soekopitojo M.Si. (II) Ir. Budi Wibowotomo M.Si. Ph.D. Kata Kunci Rhodamin B Jajanan Kue Basah Kota Malang Kue basah merupakan makanan tradisional yang terdapat di setiap daerah yang mempunyai keberagaman mulai dari bentuk hingga warna. Warna merupakan salah satu kriteria penentuan kualitas makanan diantaranya dapat memberi petunjuk perubahan kimia. Zat pewarna sintesis yang pada umumnya ditambahkan adalah Rhodamin B yang mempunyai efek samping dapat menyebabkan kanker dan gangguan fungsi hati. Rhodamin B adalah zat warna kimia yang digunakan untuk pewarna kertas wol dan sutra. Tujuan penambahan Rhodamin B untuk menambah warna menjadi merah muda terang mencolok sehingga konsumen menjadi tertarik untuk membeli. Selain itu Rhodamin B relatif murah dan mudah didapat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan 1) untuk mengindentifikasi jajanan kue basah di Kota Malang yang diduga mengandung Rhodamin B 2) untuk menganalisis kandungan Rhodamin B pada jajanan kue basah yang diperoleh dari pasar-pasar di Kota Malang 3) untuk menentukan persentase jajanan kue basah di Kota Malang yang diduga mengandung Rhodamin B. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel diambil dari 9 pasar dan kawasan sekitar pasar di Kota Malang. Data yang diperoleh di analisis secara kualitatif untuk mengetahui persentasenya. Hasil penelitian diperoleh kue basah yang berwarna merah yaitu kue Tok kue Mangkok Getuk Lindri dan Cenil. Survey didapatkan 36 sampel kue basah yang berwarna merah. Berdasarkan hasil analisis terhadap 36 jajanan kue basah diperoleh hasil persentase perhitungan bahwa dari 36 sampel jajanan kue basah terbukti 100% negatif tidak mengandung Rhodamin B. Disarankan bagi peneliti lanjut untuk melakukan penelitian analisis kandungan Rhodamin B secara kuantitatif diteliti zat warna sintetis lainnya dan menguji kandungan Rhodamin B pada jenis makanan lainnya.