Skripsi
Pembelajaran ekstrkurikuler seni tari di sanggar Ngesti Laras Budhoyo SMA Negeri 1 Karangan Kabupatren Trernggalek / Retno Yeni Ariyanti
Abstrak
ABSTRAK Ariyanti Retno Yeni. 2017 Pembelajaran Ekstrarikuler Seni tari di Sanggar Ngesti Laras Budhoyo SMA Negeri 1 Karangan Kabupaten Trenggalek. Skripsi Jurusan Seni Dan Desain fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (Tunggal) Dra. Lilik Indrawati M.Pd. Kata Kunci Pembelajaran Seni tari. Penelitian ini mengenai pembelajaran ekstrakurikuler seni tari di SMA bertempat di sanggar Ngesti Laras Budhoyo. Sanggar tersebut tadinya adalah kelas ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 1 Karangan sebagai bagian dari PPST (Paguyuban Peminat Seni Tradisi) yang sekarang sudah resmi menjadi sanggar Ngesti Laras Budhoyo. Sanggar Ngesti Laras Budhoyo resmi berdiri pada tanggal 1 Februari 2014. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif deskriptif secara sitemais dari beberapa sumber yaitu (1) Pembelajaran ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 1 Karangan Kabupaten Trenggalek yang menjaring data persiapan pembelajaran pelaksanaan dan evaluasi (2) Guru/ pelatih (3) Dokumen yang berupa SK pendirian SMA Negeri 1 Karangan dan sanggar Ngesti Laras Budhoyo di Kabupaten Trenggalek. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara dan analisis dokumen. Proses analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data tahap reduksi data penyajian data dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran seni tari di sanggar Ngesti Laras Budhoyo melalui tahapan-tahapan yaitu (1) Tahap awal/ Prainstruksional guru menyiapkan rencana pembelajaran (2) Tahap inti/ Instruksional dalam pembelajaran ekstrakurikuler seni tari di sanggar Ngesti Laras Budhoyo tersebut menggunakan sistem aprentisip yang berkonsep penularan seni yang berarti seorang seniman/ guru sanggar yaitu Eko dan Bella menularkan kemahirannya atau memberikan materi pembelajaran (3) Evaluasi pembelajaran dikelompokkan siswa yang mahir dan pemula bertujuan siswa yang sudah mahir dipilih untuk kegiatan lomba. Berdasarkan hasil penelitian ini proses pembelajaran ekstrakurikuler di sanggar Ngesti Laras Budhoyo sebagai sebuah sekolah menengah yang melaksanakan pembelajaran ekstrakurikuler tari dalam wadah PPST (Paguyuban Peminat Seni Tradisi) yang sudah resmi menjadi sanggar Ngesti Laras Budhoyo. Sanggar Ngesti Laras Budhoyo memiliki seorang pengajar yang berprofesi sebagai seniman tari. Prestasi yang diperoleh sanggar tari Ngesti Laras Budhoyo selama ini dalam bidang seni tari sangat membanggakan seperti selalu meraih juara dalam berbagai bidang perlombaan tari baik itu Tingkat Nasional Provinsi Kabupaten serta Tingkat Kecamatan Karangan.