Skripsi
Pengaruh olahraga aerobik pagi dan malam hari terhadap kadar leukosit remaja putri di Asrama Universitas Negeri Malang / Fachrurrozi Ainur Rofiq
Abstrak
ABSTRAK Rozi F.A. 2017. Pengaruh Olahraga Aerobik Pagi dan Malam Hari terhadap Kadar Leukosit Remaja Putri di Asrama Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes (II) Olivia Andiana S.Or M.Kes. Kata Kunci Olahraga Aerobik Pagi dan Malam Hari Leukosit. Olahraga yang dilakukan secara teratur dan terukur dengan intensitas latihan ringan sampai sedang dapat meningkatkan kesehatan kebugaran tubuh dan kekebalan tubuh. Latihan tersebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap kejadian infeksi sedangkan latihan dengan intensitas maksimal dan melelahkan dapat menyebabkan gangguan imunitas. Olahraga yang teratur dan berkesinambungan dengan dosis yang tepat dalam waktu tertentu dapat meningkatkan kerja fungsional didalam tubuh. sehingga penelitian ini ingin mengetahui apakah ada pengaruh olahraga aerobik yang dilakukan pada pagi dan malam hari terhadap kadar leukosit remaja putri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experimental nonequivalent group design. Sampel pada penelitian ini menggunakan remaja putri usia 18-20 tahun di asrama Universitas Negeri Malang yang dibagi menjadi 2 (dua) kelompok masing-masing kelompok berjumlah 12 orang kelompok 1 (satu) adalah kelompok perlakuan olahraga aerobik pagi hari kelompok 2 (dua) perlakuan malam hari. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data penelitian adalaha intrumen Horiba ABX. Olahraga yang dilakukan adalah olahraga aerobik dengan intensitas sedang dengan 16 kali pertemuan kemudian sampel di ambil darahnya sebanyak 3Cc dengan di istirahatkan selam 24 jam sebelum di ambil darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh waktu olahraga aerobik pagi dan malam hari terhadap kadar leukosit remaja putri. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menggunakan uji Analysis of Variance ANOVA dan uji-t data bahwa antara perbedaan kedua kelompom tidak didapatkan terdapat perbedaan secara signifkan yaitu Sig. 945 atau 0 381 0.005. tetapi jika dilihat dari masing-masing sampel ada yang mengalami kenaikan kadar leukosit. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh secara signifikan terhadap kadar leukosit setelah diberi perlakuan olahraga aerobik pagi dan malam hari. Saran berdasarkan hasil penelitian tersebut perlu diadakan penelitian yang serupa atau sama dengan jumlah sampel yang berbeda jenis olahraga waktu olahraga.