UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi komparatif perkembangan daya tahan pada anak usia 11 tahun di dataran rendah, dataran sedang, dan dataran tinggi se-malang Raya / Tony Akbar Ramadhani

Ramadhani, Tony Akbar - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Ramadhani Tony. 2017. Studi Komparatif Perkembangan Daya Tahan Pada Anak Usia 11 Tahun di DataranRendah Dataran Sedang dan Dataran Tinggi. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Asim M.Pd (II) Fahrial Amiq S.Or . M.Pd Kata Kunci Perkembangan daya tahan anak usia 11 tahun di dataran rendah dataran sedang dataran tinggi. Perkembangan daya tahan anak usia 11 tahun berbeda-beda apalagi anak yang tinggal di dataran rendah dataran sedang dan dataran tinggi. Perbedaan itu bisa dilihat dari bagaimana aktivitas gerak yang mereka lakukan sehari-hari mulai dari bangun tidur makan berangkat sekolah aktivitas di luar jam pelajaran dan sampai tidur lagi. Kegiatan tersebut setiap anak pasti berbeda-beda. Salah satu hal tersebut yang membuat tingkat daya tahan disetiap individu anak menjadi berbeda. Karakterisstik setiap umur berbeda-beda sehingga membuat tingkat daya tahan anak juga berbeda. Setiap jenjang umur anak memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda dengan demikian kita juga bisa mengetahui tingkat daya tahan dari berbagai umur anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan perkembangan daya tahan VO2Max anak usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah dataran sedang dan dataran tinggi di wilayah Malang Raya. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan Cross-Sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes yaitu Bleep Test dengan versi Budiwanto. Berdasarkan hasil uji Anava dengan 945 0 05menunjukkan nilai signifikansi ( 000) 0 05 maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan perkembangan daya tahan VO2Max anak usia 11 tahun yang tinggal di dataran rendah dataran sedang dan dataran tinggi. Setelah diuji anava satu arah dilanjutkan dengan uji tukey. Di daerah dataran rendah dan dataran sedang tidak terdapat perbedaan daya tahan VO2Max anak usia 11 tahun lalu di dataran rendah dan dataran tinggi terdapat perbedaan rata-rata daya tahan VO2Maxanak usia 11 tahun sedangkan di daerah dataran sedang dan tinggi terdapat perbadaan rata-rata daya tahan VO2Maxanak usia 11 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan bahwa dataran tinggi berpengaruh lebih baik terhadap perkembangan daya tahan VO2Max anak usia 11 tahun dibandingkan di dataran sedang dan dataran rendah dataran rendah dan dataran tinggi. Diharapkan kepada guru pendidikan jasmani di setiap sekolah dengan cara memberikan pengarahan dan pengetahuan pada saat proses pembelajaran yang dapat mendukung perkembangan daya tahan VO2Max anak putra pada usia11 tahun.


Informasi Detail
DDC
Rs 613.7042 RAM s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, 2018.
Deskripsi Fisik
viii, 97 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01711/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. ANAK - KEBUGARAN JASMANI
2. CHILDREN - PHYSICAL FITNESS

Pembimbing
1. Asim ; 2. Fahrial Amiq
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik