Skripsi
Pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2007-2016 / Aknes Mei Randy
Abstrak
ii ABSTRAK Randy Aknes Mei. 2018. Pengaruh Perputaran Modal Kerja terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2007-2016. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Lulu Nurul Istanti S.E. M.M. AK Kata Kunci Perputaran Kas Perputaran Piutang Perputaran Persediaan Profitabilitas Modal kerja yang dikelola dengan baik oleh manajer perusahaan akan mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Manajer perusahaan berperan dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan ditengah persaingan yang ketat melalui pengelolaan modal kerja yang efektif dan efisien sehingga menghasilkan laba yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menge tahui pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2007-2016. Indikator untuk mengukur profitabilitas menggunkanan Return on asset (ROA). Modal kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah perputaran kas perputaran piutang dan perputaran persediaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan exsplanatory research. Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 8 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2007-2016 yang mempunyai laba positif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil data dianalisis menggunkan program SPSS 24 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial peputaran kas perputaran piutang dan perputaran persedian tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas sedangkan secara simultan perputaran kas perputaran piutang dan perputaran persediaan berpengaruh terhadap profitabilitas. Saran pada penelitian ini (1) Bagi perusahaan perlu memperhatikan komponen lain selain modal kerja seperti struktur modal profit margin dan lain-lain untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. (2) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel lainya yang diduga mempengaruhi profitabilitas dan menggunkan sampel yang lebih banyak dengan karakteristik yang lebih beraragam dari berbagai sektor perusahaan.