Skripsi
Kesalahan-kesalahan siswa dalam penggunaan ejaan untuk menganalisis wacana narasi di kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan / Dorkas Dwi Purnamasari
Abstrak
ABSTRAK Purnamasari Dorkas Dwi. 2018. Kesalahan-kesalahan Siswa dalam Penggunaan Ejaan untuk Menganalisis Wacana Narasi di Kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Achmad Taufiq M.Pd (II) Muchtar S.Pd M.Si Kata Kunci Analisis kesalahan EBI wacana narasi siswa kelas IV SD Dalam menganalisis wacana narasi perlu memperhatikan penggunaan ejaan. Siswa memperhatikan ejaan berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (EBI) agar mengetahui kesalahan yang ada di wacana narasi. Dalam menganalisis wacana narasi siswa masih melakukan kesalahan karena tidak teliti dan tidak mengetahui penggunaan ejaan yang benar. Kesalahan yang dilakukan siswa harus segera diperbaiki agar tidak menjadi kebiasaan yang kurang baik pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui (1) Bagaimanakah bentuk kesalahan siswa dalam penggunaan ejaan pada pemakaian huruf kapital untuk menganalisis wacana narasi di kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan (2) Bagaimanakah bentuk kesalahan siswa dalam penggunaan ejaan pada penulisan kata untuk menganalisis wacana narasi di kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan dan (3) Bagaimanakah bentuk kesalahan siswa dalam penggunaan ejaan pada pemakaian tanda baca untuk menganalisis wacana narasi di kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Sumberbendo Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan dengan siswa yang berjumlah 29 siswa. Menganalisis wacana narasi tersebut dilihat dari bagaimana siswa menemukan kesalahan yang tidak sesuai dengan EBI (pemakaian huruf kapital penulisan kata dan pemakaian tanda baca) yang ada di teks wacana narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan siswa belum dapat memahami penggunaan ejaan dengan benar karena masih terjadi banyak kesalahan pada hasil teks menganalisis wacana narasi. Hal ini dapat terlihat dari kesalahan siswa pada kesalahan pemakaian huruf kapital berjumlah 296 butir kesalahan penulisan kata berjumlah 96 butir dan kesalahan pemakaian tanda baca berjumlah 305 butir. Saran peneliti diharapkan kepada guru agar lebih banyak memberikan latihan memotivasi siswa dan memberikan inovasi baru dalam membelajarkan siswa terkait penggunaan EBI yang benar khususnya pada pemakaian huruf kapital penulisan kata dan pemakaian tanda baca. Hal tersebut perlu dilakukan agar siswa dapat memahami penggunaan EBI yang baik dan benar.