Skripsi
Pengembangan bahan ajar dengan pendekatan keterampilan proses sains untuk memfasilitasi siswa kelas VII SMP memahami konsep zat dan karakteristiknya / Wilda Muhimmatun Nisa\'
Abstrak
i RINGKASAN Nisa W. M. 2018. Pengembangan Bahan Ajar dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains untuk Memfasilitasi Siswa Kelas VII SMP Memahami Konsep Zat dan Karakteristiknya. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Drs. Kadim Masjkur M.Pd (2) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. Kata Kunci pengembangan bahan ajar keterampilan proses sains zat dan karaketeristiknya. Hakikat IPA meliputi unsur utama yaitu sikap proses produk dan aplikasi. Kunci utama dari keempat unsur tersebut terletak pada proses sains. Berdasarkan hasil penelitian dan observasi pada disalah satu SMP Kota Malang guru belum sepenuhnya mengembangkan keterampilan proses sains siswa dan belum didukung dengan bahan ajar menggunakan pendekatan keterampilan proses sains. Oleh karena itu tidak dihasilkan keterampilan proses sains siswa. Pengembangan bahan ajar dengan pendekatan keterampilan proses sains materi zat dan karakteristiknya diharapkan dapat membantu proses pembelajaran IPA menjadi lebih baik. Tujuan dari pengembangan ini untuk menghasilkan bahan ajar yang valid dan layak digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan modifikasi model pengembangan 4D Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu define design develop dan disseminate. Namun penelitian ini dilakukan sampai tahap develop. Pada tahap pengembangan produk divalidasi oleh satu validator ahli materi dan ahli bahan ajar sedangkan pada uji keterbacaan dilakukan oleh tiga guru IPA SMP dan lima belas siswa SMP. Data penelitian yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil persentase dan data kualitatif berupa saran dan komentar yang diberikan oleh subjek uji coba. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket validasi dan angket uji keterbacaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan buku guru sebesar 96 36% dan kelayakan buku siswa sebesar 92 12% . Persentase kelayakan materi sebesar 85 42% dan persentase kebenaran konsep sebesar 100%. Uji keterbacaan guru sebesar 83 33% sedangkan uji keterbacaan siswa sebesar 93 89% . Secara keseluruhan bahan ajar yang dikembangkan mendapat penilaian kriteria sangat valid dan sangat layak digunakan.