Skripsi
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bentuk Aljabar Berdasarkan Tahapan Newman pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Malang / Okky Trisnawati
Abstrak
RINGKASAN Trisnawati Okky. 2017. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bentuk Aljabar Berdasarkan Tahapan Newman pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Malang. Skripsi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Dr. Sukoriyanto M.Si. Pembimbing (I) Dr. Sukoriyanto M.Si. (II) Dra. Ety Tejo Dwi Cahtowati M.Pd. Kata Kunci analisis kesalahan bentuk aljabar tahapan Newman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan siswa berdasarkan tahapan Newman dalam menyelesaikan soal cerita bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam menentukan subjek penelitian peneliti melakukan tes tulis berupa soal cerita bentuk aljabar pada kelas VII D SMP Negeri 4 Malang dengan jumlah 31 siswa. Hasil tes tulis kemudian dievaluasi dan dianalisis berdasarkan tahapan Newman. Selanjutnya hasil nilai yang diperoleh setiap siswa kemudian diurutkan menjadi tiga kategori tingkatan yaitu tinggi sedang dan rendah yang didasarkan pada rentang nilai menurut Putri Manoy (2013). Setelah itu dipilih 3 siswa yaitu S1 S2 dan S3 sebagai subjek penelitian dimana S1 diambil dari kategori tingkat rendah S2 diambil dari kategori tingkat sedang dan S3 diambil dari kategori tingkat tinggi. Selanjutnya dilakukan wawancara terhadap ketiga subjek yang terpilih tersebut. Dari analisis data diperoleh hasil mengenai bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa diantaranya yaitu pada tahap membaca siswa tidak mengerti arti dari kata-kata atau istilah pada soal sedangkan pada tahap memahami siswa salah atau kurang dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dalam soal. Kemudian kesalahan siswa pada tahap transformasi yaitu salah dalam membuat model matematika sedangkan pada tahap keterampilan proses yaitu salah dalam menentukan operasi atau prosedur yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada soal dan salah dalam mengoperasikan model matematika sedangkan pada tahap penulisan jawaban akhir siswa salah atau tidak menulisan kesimpulannya.