Skripsi
Studi tentang kebugaran jasmani atlet Sekolah Sepak Bola (SSB) usia 10-12 tahun di SSB Putra Arema dan Barisan Cahaya Malang / Bayu Purnomo
Abstrak
ABSTRAK Purnomo Bayu. 2018. Studi tentang kebugaran jasmani atlet sekolah sepak bola (SSB) usia 10-12 tahun di SSB Putra Arema dan Barisan cahaya Putra Skipsi Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitan Negeri Malang. Pembimbing Dr. Supriyadi M.Kes. Kata Kunci Kebugaran Jasmani Sekolah Sepak Bola Malang. Di jawa timur khususnya di Malang Sepak bola Menjadi salah satu primadona dalam bidang olahraga ini terbukti dari banyaknya SSB ( Sekolah Sepak bola) di Malang. Sebut saja Putra Arema dan Barisan cahaya putra Dan masih banyak lagi. Konsisi fisik yang baik sangat berpengaruh terhadap prestasi yang akan di raih atlet. Dengan kebugaran jasmani yang baik seorang atlet dapat berlatih lebih baik daripada atlet yang memiliki kebugaran jasmani yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani yang dimiliki atlet SSB usia 10-12 tahun di SSB Putra Arema dan Barisan cahaya Putra. Metode penelitian ini adalah survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk usia 10-12 tahun. Populasi pada penelitian ini adalah atlet SSB Putra Arema 20 atlet dan SSB Barisan Cahaya Malang 20 Atlet. Instrumen yang digunakan adalah tes TKJI tahun 2010 untuk anak usia 10-12 tahun. Tingkat kebugaran jasmani atlet SSB usia 10-12 tahun di Putra Arema pada kategori kurang tingkatan sebesar 15% (3 siswa) kategori sedang tingkatan sebesar 55% (11 siswa) kategori baik tingkatan sebesar 30% (6 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 15.95 tingkat kebugaran jasmani siswa putra masuk dalam kategori sedang. Tingkat kebugaran jasmani atlet SSB usia 10-12 tahun di Barisan Cahaya Malang pada kategori kurang tingkatan sebesar 30% (6 siswa) kategori sedang tingkatan sebesar 60% (12 siswa) kategori baik tingkatan sebesar 10% (2 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 15.55 tingkat kebugaran jasmani siswa putra masuk dalam kategori sedang. Berdasarkan pada hasil penelitian disarankan bagi pelatih hendaknya memperhatikan tingkat kebugaran jasmani atlet sehingga diharapkan terjadi peningkatan prestasi. Untuk peneliti selanjutnya sebaiknya memperbanyak sampel dalam penelitian.