Skripsi
Pengembangan media Toinina untuk pendidikan seks pada anak TK A / Eka Ratnasari
Abstrak
i ABSTRAK Ratnasari Eka. 2018. Pengembangan Media Toinina Untuk Pendidikan Seks pada Anak TK A. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah - Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. I Wayan Sutama M.Pd (2) Evania Yafie S.Pd M.Pd. Kata kunci pengembangan media toinina kegiatan buang air besar dan buang air kecil pendidikan seks anak. Pendidikan seks pada anak dapat dimulai melalui hal-hal sederhana seperti mengenalkan anatomi tubuh mengajarkan anak untuk membersihkan alat kelaminnya setelah buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) serta mengajarkan anak memakai baju sendiri. Untuk mengajarkan kegiatan BAB dan BAK pada anak secara runtut diperlukan media pembelajaran. Adapun media yang dapat digunakan adalah media Toinina yang merupakan media audio visual yang dibuat dari program autoplay yang berisi animasi video tata cara kegiatan BAB dan BAK untuk anak. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif media yang dapat membantu anak memahami tata cara BAB dan BAK dan memberikan pengetahuan yang bermakna bagi mereka. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian adalah model pengembangan Borg dan Gall. Prosedur pengembangan yang digunakan sampai pada langkah ketujuh karena telah melalui uji kelayakan produk pada validator dan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dengan revisi oleh karenanya proses dianggap selesai dan dinyatakan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil uji kelayakan materi diperoleh nilai kelayakan sebesar 82 14% ahli media sebesar 97 5%. Analisis data uji coba kelompok kecil diperoleh hasil pengembangan sebagai berikut (1) pada anak laki-laki 94 45% (2) pada anak perempuan 96 67%. Analisis data uji coba kelompok besar diperoleh hasil pengembangan sebagai berikut (1) pada anak laki-laki 98 34% (2) pada anak perempuan 98 61%. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini dapat disimpulkan bahwa media Toinina dikategorikan valid yaitu dapat digunakan tanpa revisi. Disarankan kepada guru untuk menggunakan media Toinina sebagai salah satu media pembelajaran di sekolah khususnya untuk materi tata cara BAB dan BAK serta dapat disosialisasikan pada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Untuk penelitian dan pengembangan lebih lanjut penelitian dapat dilakukan pada subjek yang lebih luas dengan memperhatikan usia dan fasilitas yang mendukung. ii ABSTRACT Ratnasari Eka. 2018. Toinina Media Development for Sex Education in Kindergarten Children Class A. Sarjana s thesis. Department of School Education and Pre School Teacher Education Early Childhood Education Faculty of Science Education State University of Malang. Advisors (1) Drs. I Wayan Sutama M.Pd (2) Evania Yafie S.Pd M.Pd. Keywords development Toinina media toilet training sex education for children Sex education for children can be started through simple things such as introducing the anatomy teaching children on how to clean their genitals after defecation and urinate and how to wear their own clothes. Teaching children to clean genitals after defecation and urinate coherently required learning media. In this case the media that can be used is Toinina media which is a visual audio created from the autoplay program contains video animation procedures on how to clean genitals after defecation and urinate for children. The purpose of this research and development is to produce a product that can be used as an alternative media that help children to understand the procedures of cleaning their genitals after defecation and urinate as well as provide meaningful knowledge for them. Toinina media s development model is Borg and Gall s model. The procedure which is used is up to seventh steps because it has passed the product feasibility test in validator and small and large group trial with revisions so that the process is considered complete and eligible for use. The result of feasibility tests are feasibility value 82.14% and the media expert 97.5%. Data analysis of small group trial obtained the following development results (1) boys 94.45% (2) girls 96.67%. Data analysis of large group trial obtained the following development results (1) boys 98.34% (2) girls 98.61%. Based on the results of this research and development it can be concluded that Toinina media is categorized valid that is this media can be used without revision. It is suggested that teachers use Toinina media as one of the learning media in school especially to teach the children on how to clean genitals after defecation and urinate. It also can be socialized to other schools and educational institutions so that they can be used properly. For further research and development they can be conducted on a broader subjects with regard to age and supportive facilities.