Skripsi
Peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia materi surat undangan melalui model Think Talk Write (TTW) di keas V SDN 1 Kalangan Kabupaten Tulungagung / Yuriana Dwi Prabawati
Abstrak
i RINGKASAN Prabawati Yuriana Dwi. 2018. Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Surat Undangan melalui Model Think Talk Write (TTW) di Kelas V SDN 1 Kalangan Kabupaten Tulungagung. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Murdiyah M.Pd. (II) Drs. Suhel Madyono S.Pd M.Pd. Kata Kunci hasil belajar pembelajaran bahasa indonesia surat undangan model think talk write Berdasarkan hasil wawancara pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan di kelas V SDN 1 Kalangan Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa (1) guru tidak menggunakan RPP (2) guru menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas (3) guru tidak menggunakan model pembelajaran (4) siswa mengerjakan tugas secara individu (5) tidak ada kerja kelompok dalam pembelajaran (6) siswa menganggap sulit dan mengeluh mendapat tugas membuat surat undangan dan (7) siswa kurang memahami struktur surat undangan dan banyak memiliki kesalahan menggunakan kosakata ejaan serta kalimat efektif. Hasil belajar siswa masih rendah dari 17 siswa hanya 6 siswa (35 3%) yang mencapai KKM 11 siswa yang lain atau 64 7% tidak mencapai KKM yang ditentukan yaitu 72. Penelitian ini bertujuan (1) mendiskripsikan penerapan model TTW pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi surat undangan (2) mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi surat undangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara observasi tes dokumentasi dan catatan lapangan. Sumber data adalah guru dan siswa kelas V yang berjumlah 17 siswa. Analisis data dilakukan dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model TTW dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase aktivitas guru sebesar 88 1% dengan kriteria baik pada siklus II meningkat menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 78 6% dengan kriteria cukup meningkat pada siklus II menjadi 92 9% dengan kriteria sangat baik. Hasil belajar aspek sikap pada siklus I sikap tanggung jawab sangat baik sikap kerjasama baik dan sikap percaya diri baik. Meningkat pada siklus II sikap tanggung jawab kerjasama dan percaya diri sangat baik. Hasil belajar aspek pengetahuan pada pratindakan memiliki ketuntasan belajar klasikal sebesar 35 3% dengan nilai rata-rata 68 meningkat menjadi 61 8% pada siklus I dengan nilai rata-rata 74 dan meningkat lagi menjadi 91 1% pada siklus II dengan nilai rata-rata 85 2. Hasil belajar aspek keterampilan pada siklus I memiliki nilai optimum baik dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 64 8% dengan nilai rata-rata 75 4. ii Pada siklus II nilai optimum meningkat menjadi sangat baik dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 91 1% dengan nilai rata-rata 84 6. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model TTW pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi surat undangan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar di kelas V SDN 1 Kalangan Kabupaten Tulungagung. Untuk itu diharapkan guru dapat menerapkan model TTW dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi surat undangan agar aktivitas dan hasil belajar siswa dapat mengalami peningkatan.