Skripsi
Pengembangan tes argumentasi sifat keelektrolitan untuk survei kemampuan argumentasi ilmiah pada peserta didik SMA / A\'yunina Yunitasari
Abstrak
vi RINGKASAN Yunitasari A yunina. 2018. Pengembangan Tes Argumentasi Sifat Keelektrolitan untuk Survei Kemampuan Argumentasi Ilmiah pada Peserta Didik SMA. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Muntholib S.Pd. M.Si. (II) Dr. Hayuni Retno Widarti M.Si. Kata Kunci tes argumentasi sifat keelektrolitan argumentasi ilmiah Istilah argumen mengacu pada artefak yang dibuat oleh peserta didik baik secara individu atau berkelompok saat diminta untuk mengartikulasikan dan membenarkan klaim atau penjelasan sedangkan istilah argumentasi mengacu pada proses membangun artefak tersebut. Argumen termasuk di dalam kerangka proses berfikir kritis dan inkuiri. Kemampuan argumentasi ilmiah penting dan sangat dibutuhkan dalam pembelajaran kimia sebagai kegiatan inti dalam proses penyelidikan yang mempengaruhi pemahaman peserta didik terhadap konsep kimia salah satunya pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Dalam konsep larutan elektrolit berhubungan erat dengan istilah daya hantar yang sering dikenal oleh peserta didik dalam lingkungan kesehariannya sehingga dapat mendukung penempatan argumentasi di dalamnya. Akan tetapi evaluasi yang diberikan dalam pembelajaran belum mendukung untuk melatih peserta didik berargumen. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan tes argumentasi yang valid dan reliabel pada materi sifat keelektrolitan untuk peserta didik SMA yang mudah digunakan dan mudah dianalisis (2) mendeskripsikan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik SMA. Rancangan ini termasuk desain penelitian dan pengembangan deskriptif untuk menghasilkan sebuah produk instrumen tes dengan pola argumentasi. Tahapan yang dilakukan yaitu studi pendahuluan pengembangan draf produk validasi isi uji coba dan pengumpulan data. Analisis validitas dan reliabilitas soal ditentukan berdasarkan hasil uji coba terhadap 65 peserta didik SMA yang telah mempelajari materi sifat keelektrolitan sebelumnya. Sementara identifikasi kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik dilakukan terhadap 35 orang peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Blitar. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil validasi isi produk tes argumentasi yang dikembangkan diperoleh persentase rata-rata keseluruhan sebesar 85 8% dengan kriteria sangat layak. Validasi konstruk dilakukan dengan uji-t tes independen sebesar 2 124 (pada df 63 t tabel 2 000). Hasil validasi butir soal diperoleh 29 dari 40 butir soal pilihan bagian A yang valid dengan reliabilitas Cronbach s Alpha 0 600 (kriteria cukup) 8 butir soal dengan angka korelasi Pearson sangat rendah dihilangkan sedangkan 3 soal diperbaiki serta 5 butir soal esai bagian B yang valid dengan reliabilitas Cronbach s Alpha 0 852 (kriteria sangat tinggi). Hasil survei menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada aspek (a) menilai pernyataan argumentasi sebesar 55 3% yang berada pada kategori cukup (b) menuliskan pernyataan argumentasi sebesar 54 4% berada pada kategori cukup dengan rincian kemampuan membuat klaim dalam kategori baik (66 7%) kemampuan memaparkan bukti dalam kategori cukup (53 0%) dan kemampuan memberikan penalaran bukti sebagai penjelasan dalam kategori cukup (43 8%).