UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Moralitas remaja dengan kebiasaan hidup merantau di Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan / Ahsanus Sholihin

Sholihin, Ahsanus - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Sholihin Ahsanus. 2018. Moralitas Remaja Dengan Kebiasaan Hidup Merantau Di Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Suparlan Al Hakim M.si (II) Dr. Sutoyo S.H. M.Hum. Kata Kunci Moralitas Remaja Merantau Permasalahan moralitas senantiasa muncul di tengah-tengah masyarakat masalah tersebut hidup berkembang dan membawa akibat tersendiri sepanjang masa dan sekarang muncul di kalangan para pelajar banyak yang melakukan penyimpangan perilaku yang tidak sesuai dengan norma agama norma hukum dan norma susila seperti penyalahgunaan narkoba minum-minuman keras tawuran dan pergaulan bebas yang terkesan menjadi tren kehidupan anak remaja. Diberbagai desa mudah disaksikan perkembangan moralitas remaja yang terus tumbuh dan berkembang ke arah yang negatif meski sebenarnya sudah cukup banyak upaya dilakukan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk mengurangi kenakalan pada remaja tersebut.Terbentuknya moralitas yang buruk terjadi karena kurangnya bimbingan dan pengawasan dari orang tua salah satu penyebabnya karena remaja yang jauh dari orang tua seperi halnya remaja yang sedang merantau. Di Desa Keyongan mayoritas remaja pergi merantau memiliki moralitas yang kurang baik seperti kebut-kebutan di jalanan perilaku ugal-ugalan urakan yang menganggu ketentraman lingkungan sekitar perkelahian serta minum-minuman keras mewarnai perilaku remaja Desa Keyongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan remaja Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan memilih kebiasaan hidup merantau ke kota Mendeskripsikan moralitas remaja Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Mendeskripsikan permasalahan yang dialami remaja dengan kebiasaan hidup merantau di Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Mendeskripsikan cara mengatasi permasalahan yang dialami remaja dengan kebiasaan hidup merantau di Desa Keyongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang dipakai yaitu informan peristiwa dan dokumen. Informan disini yaitu informan dari kepala Desa Keyongan Masyarakat Desa Keyongan dan remaja Desa Keyongan yang pergi merantau. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulan data reduksi data penyajian data dan diakhiri penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengujian data dengan membandingkan antara wawancara observasi dan dokumentasi. ii Berdasarkan data yang telah dikumpulkan diperoleh temuan penelitian sebagai berikut. Penyebab remaja Desa Keyongan merantau ke kota diantaranya karena kebiasaan keluarga yang mewariskan ilmu berjualan pecel lele kepada anaknya atau saudaranya tidak tersedianya lapangan pekerjaan dan keinginan remaja untuk mendapatkan pengalaman kerja yang lebih banyak. Bentuk moralitas remaja yang merantau dapat dibagi menjadi dua yaitu perilaku remaja baik seperti a) memberikan uang kepada pengemis atau pengamen yang datang ke warung b) libur pada saat ada tetangga yang meninggal untuk menghormati keluarga yang bersangkutan c) menolong orang kecelakaan d) memperbolehkan pelanggan berhutang saat tidak memiliki uang e) sebelum berdagang izin terlebih dahulu kepada RT setempat. Sedangkan perilaku remaja buruk seperti a) melihat balapan liar b)pergi ke tempat karaoke yang ada penghiburnya c) mabuk d) tidak melakukan sholat lima waktu e) main judi f) mengkonsumsi pil terlarang g) ke tempat prostitusi. Permasalahan yang dialami remaja saat merantau diantaranya adalah rasa bosan bertengkar dengan rekan kerja baik bos maupun pegawai warung pecel lele sepi dan bos galak. Cara mengatasi permasalahan yang dialami remaja saat merantau antara lain mencari kesibukan lain seperti main game ngopi karaoke nongkrong kumpul dengan teman-teman membicarakan persoalan yang menyebabkan pertengkaran dan saling instropkesi diri sendiri membicarakan dengan rekan kerja tentang kenapa warung sepi dan memikiran bagaimana cara agar warung bisa ramai diam saat dimarahi menghiraukan perkataan yang disampaikan bos dan pulang ke kos atau ke kampung halaman. Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut. Bagi pemerintah Desa Keyongan agar mengalakan kegaiatan yang dilakukan oleh remaja. Bagi masyarakat Desa Keyongan agar lebih memperhatikan perilaku dari anaknya. Bagi remaja Desa Keyongan sebelum melakukan sesuatu tindakan memikirkan terlebih dahulu.


Informasi Detail
DDC
Rs 303.3863 SHO m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2018.
Deskripsi Fisik
xi, 152 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02444/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2018
Subjek
1. PERILAKU SOSIAL - REMAJA
2. SOCIAL ATTITUDES - YOUNG PEOPLE

Pembimbing
1. Suparlan Al Hakim ; 2. Sutoyo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik