UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh lingkungan kerja fisik dan keterlibatan kerja terhadap OCB (Organizational Citizenship Behavior) karyawan bagian pabrikasi Pabrik Gula Kebon Agung Malang Jawa Timur / Johar Kumarasari

Kumarasari, Johar - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Kumarasari Johar. 2018. Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Keterlibatan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Karyawan Bagian Pabrikasi PG Kebon Agung Malang. Skripsi Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sopiah M. Pd. M. M. Kata Kunci Lingkungan Kerja Fisik Keterlibatan Kerja Organizational Citizenship Behavior (OCB) OCB merupakan perilaku ekstra di luar tugas atau kewajiban karyawan yang dilakukan tanpa adanya paksaan perintah dan tanpa imbalan secara langsung yang didapatkan. Lingkungan kerja fisik dan keterlibatan kerja menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya perilaku OCB pada diri karyawan. Oleh karena itu sebuah organisasi diharapkan selalu memperhatikan lingkungan kerja fisik dan keterlibatan kerja karyawan. Berkaitan dengan perilaku ekstra yang dilakukan oleh karyawan perlu adanya evaluasi dan peningkatan OCB maka dari itu diperlukan pembahasan mengenai faktor lingkungan kerja fisik dan keterlibatan kerja yang dapat mempengaruhi OCB tersebut. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui deskripsi tentang Lingkungan Kerja Fisik Keterlibatan Kerja dan OCB Karyawan (2) Untuk mengetahui apakah lingkungan kerja fisik berpengaruh berpengaruh terhadap OCB Karyawan (3) Untuk mengetahui apakah Keterlibatan Kerja berpengaruh terhadap OCB Karyawan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang bersifat eksplanatori dengan metode pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan Bagian Pabrikasi PG Kebon Agung Malang dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 88 karyawan dengan menggunakan teknik Proportionate Random Sampling yang dilakukan dengan teknik undian. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan instrumen berupa angket atau kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan lima simpulan sebagai berikut. Pertama persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja fisik termasuk dalam kategori lingkungan kerja fisiknya layak. Selanjutnya tingkat keterlibatan kerja pada karyawan bagian pabrikasi PG Kebon Agung Malang dapat diinterpretasikan dalam kategori tinggi sebagaimana hasil analisis yang tertera dan sesuai juga dengan teori. Tingkat OCB (Organizational Citizenship Behavior) yang ada di karyawan bagian pabrikasi PG Kebon Agung Malang dikategorikan tinggi sesuai dengan hasil data dan dihubungkan pada teori. Akan tetapi ada indikator tertentu dari variabel-variabel tersebut yang masih dipersepsikan rendah oleh responden. Seperti halnya tentang keterlibatan kerja terkait pentingnya pekerjaan di mata karyawan. Mereka merasa bahwa pekerjaan bukan satu-satunya hal terpenting yang menjadi pusat hidupnya melainkan hanya cukup menarik untuk dikerjakan sebagai rutinitas yang menunjang pencapaian kesejahteraan. Di luar itu ada hal lain seperti melakukan investasi dan bisnis baru untuk memperoleh keuntungan yang lebih dari pekerjaan rutin mereka. Dalam segi OCB (Organizational Citizenship Behavior) atau kemunculan extra role karyawan di bagian pabrikasi sebagian kecil dari mereka merasa kurang berkenan memberikan saran sebab sikap dari karakterisitik individu itu sendiri disertai kurangnya kepedulian atau inisiatif untuk berkembang dalam pekerjaannya. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dijabarkan di atas sebaiknya manajemen organisasi dalam hal ini pimpinan lebih meningkatkan pengawasan serta evaluasi tingkat keterlibatan kerja karyawan agar lebih baik lagi. Melakukan teguran dengan cara khusus agar tidak mengganggu mood saat bekerja. Selanjutnya antar karyawan juga perlu mempertahankan hubungan komunikasi dan koordinasi yang baik. Selain itu kepekaan terhadap lingkungan serta situasi kerja yang sering berubah perlu dimiliki oleh tiap individu dalam perusahaan. Terkait dengan sistem shift yang berganti dalam 3 periode setiap harinya sebaiknya selalu dimonitoring dengan baik oleh atasan sesama rekan kerja dan melibatkan partisipasi dari karyawan di bawahnya. Hal ini dapat mengatasi kurangnya partisipasi keaktifan karyawan dalam memberikan saran untuk peningkatan operasi perusahaan. Menghargai partisipasi dari seluruh komponen tim akan membuat mereka merasa terlibat dengan baik terhadap pekerjaannya sekaligus meningkatkan kepekaan untuk berperilaku ekstra berdasarkan kesadaran dari inisiatif mereka.. ABSTRACT Kumarasari Johar. 2018. The Influence of Physical Work Environment and Job Involvement to Organizational Citizenship Behavior (OCB) Employee of PG Kebon Agung Malang. Sarjana s Thesis Department of Human Resource Management Faculty of Economics Universitas Negeri Malang. Advisor Dr. Sopiah M. Pd. M. M. Keywords Physical Work Environment Job Involvement Organizational Citizenship Behavior (OCB) OCB (Organizational Citizenship Behavior) is an extra behavior beyond the duties or obligations of employees who are done without coercion orders and without direct rewards obtained. The physical work environment and job involvement become one of the factors driving the emergence of OCB behavior on the employees. Therefore an organization is expected to always pay attention to the physical work environment and employee engagement. Associated with the extra behaviors performed by employees need to be evaluated and increased OCB therefore it is necessary discussion of the factors of physical work environment and work involvement that may affect the OCB . Objectives to be achieved in this research are (1) to know the description of Physical Work Environment Job Involvement and OCB Employee (2) To know whether the physical work environment has an effect on employee s OCB (3) To find out whether Job Involvement affects OCB Employees. This research includes descriptive research that is explanatory with quantitative approach method. The population of this research is all employees of Manufacturing Section PG Kebon Agung Malang with the number of samples taken as many as 88 employees using Proportionate Random Sampling technique done by lottery technique. The type of data used is quantitative data with the instrument in the form of a questionnaire. The method of analysis used in this study is multiple linear regression analysis. The research results showed five conclusions as follows. First the level of employee perceptions of the physical work environment included in either category. Furthermore the level of Job involvement in the employees of PG Kebon Agung Malang manufacturing department can be interpreted in high category as the result of the analysis is listed and in accordance with the theory. The level of OCB (Organizational Citizenship Behavior) in the manufacturing department of PG Kebon Agung Malang is categorized high in accordance with the results of the data and linked to the theory. However there are certain indicators of these variables that are still perceived low by respondents. Like about job involvement related to the importance of work in the eyes of employees. They feel that work is not the single most important thing to be the center of their lives but only interesting enough to be done as a routine that supports the achievement of welfare. Beyond that there are other things like making investments and new businesses to gain more profit from their regular work. In terms of OCB (Organizational Citizenship Behavior) or the emergence of extra roles of employees in the manufacturing department a small percentage of them feel less willing to give advice because of the attitude of individual characteristic itself with lack of awareness or initiative to develop in its work. Based on the results of data analysis that has been described above should the management of the organization in this case the leader further improve the supervision and evaluation level of job involvement for better. Doing a reprimand in a special way so as not to interfere with the mood while working. Furthermore among employees also need to maintain good communication and coordination relationships. In addition environmental sensitivity and changing work situations need to be owned by every individual in the company. Associated with shift systems that change in 3 periods each day should always be monitored properly by superiors fellow co-workers and involve the participation of employees under it. This can overcome the lack of employee activeness participation in providing advice for improving the company s operations. Appreciating the participation of all team components will make them feel well engaged in their work while increasing the sensitivity to behave extra on the basis of awareness of their initiative.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.314 KUM p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen, 2018.
Deskripsi Fisik
xiv, 98 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02606/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2018
Subjek
1. LOYALITAS KERJA
2. JOB LOYALTY

Pembimbing
1. Sopiah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik