Skripsi
Kemampuan memahami teks informasi berdasarkan kriteria keterbacaan SMOG dan PIRLS pada siswa kelas IV Gugus V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Desi Wahyu Pratitis
Abstrak
ABSTRAK Pratitis Desi Wahyu. 2018. Kemampuan Memahami Teks Informasi Berdasarkan Kriteria Keterbacaan SMOG dan PIRLS pada Siswa Kelas IV Gugus V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Muhana Gipayana M.Pd (II) Drs. Toha Mashudi S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Memahami Teks Informasi SMOG PIRLS Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis teks yang menuntut siswa untuk dapat memahami isi teks. Hasil riset PIRLS 2011 menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia masih rendah. Data awal yang diperoleh dari lima siswa SD Negeri Kotalama 1 Kota Malang menunjukkan kemampuan dalam memahami teks informasi menunjukkan bahwa siswa belum dapat menjawab dengan tepat pertanyaan berdasarkan tingkatan PIRLS. Oleh karena itu diperlukan adanya penelitian lebih lanjut terhadap kemampuan siswa dalam memahami teks informasi berdasarkan PIRLS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil kemampuan siswa kelas IV Gugus V Kecamatan Kedungkandang dalam memahami teks informasi secara umum berdasarkan tingkatan PIRLS yang meliputi (1) tingkat pemahaman rendah (low) (2) tingkat pemahaman sedang (intermediate) (3) tingkat pemahaman tinggi (high) dan (4) tingkat pemahaman sempurna (advanced). Teks terjemahan Misteri Gigi Raksasa dikonversi dengan keterbacaan SMOG agar sesuai dengan usia keterbacaan siswa kelas IV sekolah dasar. Rancangan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini berupa hasil tes tertulis. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sumber data diperoleh dari populasi seluruh siswa kelas IV Gugus V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dengan jumlah 306 anak dan diambil sampel sebanyak 30% dari jumlah populasi sehingga ada 92 anak yang dijadikan sampel. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dari 92 siswa kelas IV Gugus V Kecamatan Kedungkandang Kota Malang diperoleh kemampuan rata-rata 46 74% kategori cukup dengan rincian sebagai berikut (1) tingkat pemahaman low dengan ratarata 79 89% kategori baik (2) tingkat pemahaman intermediate dengan rata-rata 53 04% kategori cukup (3) tingkat pemahaman high dengan rata-rata 30 90% kategori kurang dan (4) tingkat pemahaman advanced dengan rata-rata 20 65% kategori kurang/kurang sekali. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk pihak sekolah dan penulis buku siswa kurikulum 2013 dalam mengembangkan pertanyaan pemahaman pada pembelajaran sesuai PIRLS. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan mengambil sampel yang lebih luas.