Tugas Akhir
Pengukuran tingkat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), studi pada proyek pembangunan jalan tol ruas Ngawi-Kertosono PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. Divisi Konstruksi IV / Youngki Firman Septiawan
Abstrak
i ABSTRAK Septiawan Youngki. 2017. Pengukuran Tingkat Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Ngawi-Kertosono PT.Adhi Karya (PERSERO) Divisi Kontruksi IV. Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. I Made Oka Mulya M. pd Kata Kunci Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) APD SMK3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat kerja yang berhubungan dengan kecelakaan dan penyakit akibat kerja pengendalian bahaya di tempat kerja promosi kesehatan pengobatan dan rehabilitas. Alat Pelindung Diri (APD) Salah satu bentuk K3 pada proyek. APD merupakan suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja demi mencapai sasaran zero accident. Tujuan studi ini adalah Mengetahui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen tenaga kerja kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman efisien dan produktif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara kepada pihak yang bersangkutan dan observasi langsung pada obyek pengamatan. Sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan metode analisis deskriptif. Untuk mengetahui banyaknya jumlah responden pelaksanaan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Ngawi-Kertosono PT.Adhi Karya (PERSERO) Divisi Kontruksi IV. Hasil yang didapatkan dari studi tersebut adalah Tingkat keberhasilan dengan perincian Kebijakan K3 (100%) Perencanaan (100%) Penerapan dan Operasi Kegiatan (95%) Evaluasi (100%) dan Tinjauan Manajemen (98%) maka diper oleh total penerapan K3 sebesar 98.6 % yang tergolong mencapai nilai yang baik karena bernilai 85% dan kategori nomor 3 yaitu tingkat pencapaian 85-100% yang berhak di berikan sertifikat dan bendera emas.