Skripsi
Peningkat hasil belajar menjawab dan/atau mengajukan pertanyaan tentang isi teks melalui strategi membaca intensif siswa kelas III SDN Wonotirto 02 Kabupaten Blitar / Ulin Nafi’ah Nahar
Abstrak
i RINGKASAN Nahar Ulin Nafi ah. 2018. Peningkatan Hasil Belajar Menjawab dan/atau Mengajukan Pertanyaan tentang Isi Teks melalui Strategi Membaca Intensif Siswa Kelas III SDN Wonotirto 02 Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Tri Murti S.Pd M.Pd (II) Dr. H. Alif Mudiono M.Pd. Kata Kunci Peningkatan Hasil Belajar Strategi Membaca Intensif Hasil observasi yang dilakukan di kelas III SDN Wonotirto 02 Kabupaten Blitar diketahui bahwa terdapat permasalahan berikut. (1) kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru kurang sesuai dengan prinsip pembelajaran membaca (2) siswa mengalami kesulitan dalam membuat dan menjawab pertanyaan sesuai isi teks serta tidak memahami isi teks (3) hasil belajar siswa masih rendah 13 siswa atau 54 17% siswa kelas III tidak tuntas belajar sedangkan 11 siswa atau 45 83% dari jumlah total 24 siswa sudah tuntas dengan memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 65. Sebagai upaya perbaikan dilakukan penelitian tindakan kelas dengan penerapan strategi membaca intensif pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi membaca intensif dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui strategi membaca intensif. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis PTK dilakukan selama 2 siklus dengan 2 pertemuan setiap siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara observasi catatan lapangan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data penyajian data dan kesimpulan. Hasil penerapan strategi membaca intensif oleh guru dan siswa dengan langkah barikut yaitu menyiapkan naskah memberi garis bawah kata sulit membaca dalam hati selama 10-15 menit mengajukan pertanyaan tentang isi teks diskusi mengenai isi bacaan dan membuat kesimpulan menunjukkan adanya peningkatan. Pada siklus I persentase aktivitas guru 89 29% dengan predikat baik dan pada siklus II 100% dengan predikat sangat baik. Persentase aktivitas siswa pada siklus I 68 75% dengan predikat kurang dan 84 38% pada siklus II dengan predikat baik. Hasil belajar aspek afektif pada siklus I sikap jujur dan percaya diri sudah memenuhi kriteria tetapi sikap tanggungjawab belum memenuhi kriteria. Pada siklus II ketiga aspek sikap sudah memenuhi kriteria yang ditentukan. Aspek psikomotor pada siklus I nilai rata-rata 71 09 dengan persentase 66 67% kriteria kurang. Pada siklus II nilai rata-rata 80 47 persentase 87 5% dengan kriteria baik. Aspek kognitif pada siklus I nilai rata-rata 65 64 dengan persentase 50% kriteria sangat kurang dan pada siklus II nilai rata-rata 73 54 persentase 91 67% kriteria sangat baik. Nilai akhir tahap awal rata-rata 68 92 persentase 45 17% dengan kriteria sangat kurang. Pada siklus I rata-rata 68 02 dan persentase 62 5% dengan kriteria cukup. Pada siklus II 77 03 persentase 87 5% dengan kriteria baik. Disimpulkan bahwa pembelajaran dengan strategi membaca intensif dapat meningkatan aktivitas guru aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Disarankan bagi guru untuk menerapkan strategi membaca intensif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Disarankan siswa lebih aktif dalam pembelajaran lebih giat belajar membaca dengan sikap benar dan berlatih membuat kesimpulan.