Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan alat wirtgen pada pembangunan jalan tol Solo-Ngawi (SOKER)) ruas Ngawi-Kertosono paket 3 / Roland Agung Nugraha
Abstrak
ABSTRAK Nugraha Roland Agung. 2018. Studi Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Dengan Menggunakan Alat Wirtgen Pada Pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi (SOKER) Ruas Ngawi-Kertosono Paket 3. Proyek Akhir. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Wahyo Hendarto Yoh M.T. Kata Kunci Perkerasan jalan Tol Solo-Ngawi (SOKER). Penggunaan alat Wirtgen pada perkerasan jalan mempunyai keunggulan yaitu pekerjaan dilapangan (di lokasi proyek) hanya mengerjakan pekerjaan rigid pavement dengan waktu yang relatif cepat. Sehingga memudahkan saat pelaksanaan dilapangan. Tugas proyek akhir ini menyajikan tentang Metode Pelaksanaan Pekerjan persiapan tanah dasar (subgrade) pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi agregat (subbase) pelaksanaan lapis lantai kerja (lean concrete) dan metode pelaksanaan pekerjaan (rigid pavment) dengan menggunakan alat wirtgen. pada Pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi (SOKER) Ruas Ngawi-Kertosono Paket 3 pada STA 120 425 120 712 5 dimana mengacu pada persyaratan umum proyek jalan tol Solo-Ngawi-Kertosono yang ada di dalam RKS. Tujuan penulisan ini adalah mengetahui Metode Pelaksanaan Pekerjan persiapan tanah dasar (subgrade) pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi agregat (subbase) pelaksanaan lapis lantai kerja (lean concrete) dan metode pelaksanaan pekerjaan (rigid pavment) dengan menggunakan alat wirtgen dengan persyaratan umum proyek jalan tol Solo-Ngawi-Kertosono yang ada di dalam RKS proyek jalan tol Solo-Ngawi (SOKER) Ruas Ngawi-Kertosono Paket 3. Metode yang digunakan untuk mengetahui pelaksanan pekerjaan pekerasan jalan adalah dengan cara pengamatan dokumentasi dan wawancara langsung dilapangan kemudian membandingkan proses pekerjaan pada proyek dengan persyaratan umum proyek jalan tol Solo-Ngawi-Kertosono yang ada di dalam RKS. Hasil yang didapatkan mengenai metode pelaksanaan perkerasan jalan yaitu pelaksanaan (subgrade) (subbase) dan (lean concrete) sebagian besar sudah sesuai dengan persyaratan umum proyek jalan tol Solo-Ngawi-Kertosono dengan kesesuaian rata-rata 82 6 % dan Metode pekerjaan (rigid pavment) dengan menggunakan alat Wirtgen dengan kesesuaian rata-rata 89 3 % dan volume perkerjaan perhari yang bisa dihasilkan alat wirtgen yaitu 205 335 m3.