Skripsi
Penerimaan batasan kehidupan berdasarkan teks Sirah nabawiyah / Ivandianto
Abstrak
ABSTRAK Ivandianto. 2017. Penerimaan Batasan KehidupanBerdasarkanTeksSirahNabawiyah. Skripsi JurusanPsikologi Fakultas Pendidikan Psikologi UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moh. Irtadji M.Si. (II) AjiBagusPriyambodo S.Psi. M.Psi. Kata Kunci Penerimaanbatasankehidupan kematian teksSirahNabawiyah Penerimaanbatasankehidupanatauistilahumumnyakematianadalahkemampuandalammenerimakematiandengansikap yang positif. Baikkematian yang datangkepadadirinyasendirimaupun orang lain yang diacintai. Dalampandangan Erikson seringnyamanusiamengalamikeputusasaandalammenghadapikematian. Sehinggadiperlukancarabarudalammemandangkematian agar bisaditerimaoleh orang-orang yang menghadapinya. Penelitianinidilakukandengantujuanmencarimaknapositifdarikematian sertaunsur-unsurkepribadiandandinamikanya yang bisamembuatindividubisamenerimakematiandengansikap yang positif. Penelitianinimenggunakanrancangandasarpenelitiankualitatiffenomenologihermeneutik denganjenishermeneutikgadamerian. Data penelitiandiperolehdaridokumentasiteksSirahNabawiyahyang mengandungmuatan-muatanpenerimaankematian yang diperoleh di salah satutokobuku di Kota Malang. Instrument yang digunakanuntukmengumpulkan data adalah instrument manusia yaitupenelitisendiri. Untukmenjagakeabsahannyadilakukantriangulasi. Kegiatananalisisdilakukandenganteknikpart-whole. Hasil penelitianmenunjukkanbahwa maknapenerimaanbatasankehidupanadalahmenerimakematiandengansikappositif yang didasariolehharapanakankebahagiaan di surga keselamatan orang yang dicintai tegaknya agama yang diperjuangkan dankeridhoanIlahi. Hal inibisaterwujudkarenaadanyakesetiaan cintadankepedulianterhadap agama Rasul danTuhan sertamengertinyadiriterhadapjatidirimurni Saran yang diajukandalampenelitianiniadalah sebaiknyaperawatpsikologispasientahap terminal bisamenggunakanhasilpenelitianiniuntukmembimbingpasienmaupun orang sekitarnya agar bisamenerimakematiandenganbaik. Peneliti yang berkeinginanmenggunakanpenelitaninihendaknyamenggunakansubyek yang lebihvariatifideologinya sumber data yang lebihbanyakdankajianteori yang lebihmendalam.