Skripsi
Implementasi modekl pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Kearsipan (studi pada siswa kelas X AP 1 di SMK Negeri 2 Blitar) / Asih Setyowati
Abstrak
i ABSTRAK Setyowati A.2018.ImplementasiModelPembelajaranKooperatifTipe TwoStayTwoStray(TSTS)untukMeningkatkanAktivitasdanHasil BelajarSiswaPadaMataPelajaranKearsipan(StudiPadaSiswa KelasXAP1diSMKNegeri2Blitar).Skripsi JurusanManajemen FakultasEkonomi UniversitasNegeriMalang Pembimbing Drs.I NyomanSuputra. Katakunci ModelTwoStayTwoStray(TSTS) AktivitasBelajar Hasil Belajar. Berdasarkanwawancaradanobservasiyangtelahdilakukanoleh peneliti dapatdiperolehgambaranbahwaprosespembelajarandidalam kelasmasihseringkalimenggunakanmetodepembelajarankonvensional yang lebih mengutamakan ceramah sehingga implementasi dari kurikulum 2013yangdigunakansekolahmasihbelum terlaksanadengan maksimal.Selain itu partisipasisiswa juga cenderung masih kurang dikarenakan guru lebih mendominasidalam kegiatan pembelajaran. Sebagaidampakdarikurangnyaperansiswa hasilbelajarsiswapada mata pelajaran Kearsipan pun masih belum optimaldimana masih terdapat beberapa siswa yang nilainya belum mencapai kriteria ketuntasanminimalsebesar80.Untukmengatasihaltersebut peneliti yangjugaberperansebagaigurumodelmemberikansalahsatualternatif yaitu dengan mengimplementasikan modelpembelajaran yang lebih bervariasimelaluimodelpembelajarankooperatiftipeTwoStayTwoStray (TSTS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitianiniadalahsiswakelasXAP1diSMKNegeri2Blitardengan jumlah siswa sebanyak 34 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakandalam penelitianinimeliputimetodetes observasi wawancara dokumentasi dancatatanlapangan.Prosedurpenelitiantindakankelasini menggunakan dua siklus dimana pada setiap siklus terdiridaridua pertemuan dengan 4 tahap yaitu (1) perencanaan (planning) (2) pelaksanaan (acting) (3)pengamatan (observation) dan (4)refleksi (reflection). Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa implementasimodelpembelajarankooperatiftipeTwoStayTwoStray (TSTS)telahmengalamipeningkatandarisiklusIdimanamasihterdapat beberapapoinyangbelum dilaksanakandenganbaikolehpenelitisebagai gurumodelmenjadilebihdisempurnakanlagipadapelaksanaansiklusII. Aktivitas belajarsiswa mengalamipeningkatan setelah implementasi modelpembelajarankooperatifTSTSdimanapadasiklusImenunjukkan bahwa aktivitas belajarsiswa termasukdalam kategoribaikmenjadi kategorisangatbaikpadasiklusII.Sementaraitu untukhasilbelajar siswajugamengalamipeningkatanyangcukupbaikdarisiklusIkesiklus II. ii Sesuaidengan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti maka dapat diketahui bahwa implementasi model pembelajaran kooperatiftipeTwoStayTwoStray(TSTS)dapatmeningkatkanaktivitas danhasilbelajarsiswakelasX AP 1.Saranyangdapatdisampaikan peneliti yaitubagigurumatapelajaranKearsipan diharapkanuntukdapat menerapkan model-modelpembelajaran yang lebih bervariasi salah satunyayaitumodelpembelajaranTSTSsehinggasuasanakelasmenjadi lebihmenyenangkansertamendorongsiswaagarlebihaktif.