UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peran pemuda dalam melestarikan nilai-nilai moral seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri / Febby Rio Saputro

Saputro, Febby Rio - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Saputro Febby Rio. 2018. Peran Pemuda dalam Melestarikan Nilai-nilai Moral Seni Budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Suparlan Al Hakim M Si (II) Dr. Yuniastuti SH. M Pd Kata Kunci Pemuda Nilai-nilai Moral Jaranan. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang seharusnya banyak berpikir dan bergerak untuk menghidupkan serta mengembangkan kebudayaan yang sudah ada untuk memajukan kebudayaan agar tidak termakan oleh masuknya budaya asing yang masuk karena dampak globalisasi. Dalam budaya tertentu selalu ada pesan nilai-nilai moral yang disampaikan. Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan kepada penerapan nilai-nilai moral pada budaya jaranan. Jaranan memiliki arti tersendiri yaitu belajaro seng tenanan (belajarlah yang sungguh-sungguh). Memang begitu banyak daerah dikabupaten Kediri yang melestarikan budaya ini misalnya di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ada beberapa klub seni tari jaranan yang ada yang melestarikan seni budaya jaranan. Fokus penelitian yang diambil adalah (1) Sejarah seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan Bads kabupaten Kediri (2) Nilai-nilai moral yang terkandung dalam seni budaya Jaranan Jawa (3) Peran pemuda dalam melsetarikan seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri (4) Kedala dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan badas Kabuoeten Kediri (5) Usaha mengatasi kendala dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif serta pengecekan keabsahan temuan menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada paparan data dan temuan data serta pembahasan maka dapat dijelaskan bahwa (1) Sejarah seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto adalah pada tahun 1998 ketika ada gerakan peduli seni budaya Jaranan tetapi hanya sekilas kemudian bubar lagi dan resmi berdiri serta memliki nomor induk resmi pada tahun 2000 (2) Nilai-nilai moral yang terkandung dalam seni budaya Jaranan Jawa disetiap babak memiliki nilai moral yang terkandung didalamnya yaitu (a) babak pertama ketika bapa melakukan sesuguh nilai moral yang dapat diambil adalah nilai religius dan sikap menghargai pada tariannya yaitu babak pertama adalah Jaranan yang ditampilkan dengan menampilkan berbagai macam gerak yaitu ada gerak lenggang kangkung gedrik belakang gerak tunjang gedhuk-gedhuk engklek kebelakang maju mundur dan tari payung nilai-nilai moralnya yaitu berhati-hati dalam hidup religius sikap menghargai bersyukur memiliki sikap sosial memiliki tata krama atau sopan santun rendah diri sadar diri bertaqwa (b) Babak kedua yang ditampilkan adalah tarian Jaranan dan Celengan nilai-nilai moralnya yaitu kerja keras tidak ceroboh dalam kehidupan dan memiliki sikap ulet (c) Babak ketiga ii yang ditampilkan adalah tarian Jaranan dan Pentulan nilai-nilai moralnya yaitu memiliki sifat menghargai (d) babak keempat dan penutup biasa disebut dengan rampokan nilai-nilai moralnya adalah harus mengalahkan sifat angkara murka dan harus menerapkan kebaikan atau nahi munkar( mencegah angkara murka) (3) Peran pemuda dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto sangat aktif dan antusias bahkan sangat viral karena sangat sedikit kalangan tua dan lebih banya kalangan pemuda yang aktif (4) Kendala dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa adalah masalah niat keuangan dan kepemimpinan dan (5) Usaha mengatasi kendala dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa yaitu dengan cara memberikan masukan dan penguatan serta dengan memusyawarahkan. Saran yang dapat diberikan adalah (1) Bagi pemuda Desa Sekoto kecamatan Badas Kabupaten Kediri sebaiknya seni budaya Jaranan Jawa di Desa Sekoto tetap dijaga kelestariannya agar tetap menjadi icon Kabupaten Kediri dan terus meningkatkan kesadaran niat untuk berbudaya (2) Bagi sesepuh/tokoh dan pemimpin Jaranan di Desa Sekoto tidak perlu sungkan untuk membangkitkan semangat pemuda dalam melestarikan seni budaya Jaranan Jawa agar tidak punah dan terus meyakinkan pemuda bahwa seni budaya Jaranan bukanlah tarian pengabdi setan (3) bagi Masyarakat Desa Sekoto tetap mendukung agar pemuda di Desa sekoto terus melestarikan seni budaya Jaranan harus menghilangkan persepsi bahwa Jaranan adalah pengabdi setan (4) Bagi perangkat Desa Sekoto memberikan dukungan kepada paguyuban dan pemuda untuk melestarikan seni budaya Jaranan agar tidak dikenal di Kabupeten Kediri saja.


Informasi Detail
DDC
Rs 306.899222 SAP p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2018.
Deskripsi Fisik
xiii, 123 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02944/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2018
Subjek
1. KEBUDAYAAN JAWA - JARANAN - NILAI MORAL
2. JAVANESE CULTURE - JARANAN - MORALITY VALUE

Pembimbing
1. Suparlan Al Hakim ; 2. Yuniastuti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik