UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan paket bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memecahkan dengan kritis masalah-masalah pribadi oleh Alimuddin Mahmud

Mahmud, Alimuddin, - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Mahmud Alimuddin. 1995. Pengembangan Paket Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa Dalam Memecahkan Dengan Kritis Masalah-Masalah Pribadi. Tesis Jurusan Bimbingan dan Konseling Program Pascasarjana IKIP Malang. Pembimbing I Prof. Drs. Rosjidan M.A. Pembimbing II Prof. Dr. Munandir M.A. Kata kunci masalah pribadi berpikir kritis pengem-bangan paket bimbingan kelompok. Semua orang mengalami masalah demikian juga mahasis-wa. Mahasiswa-mahasiswa dalam kehidupan karier akademiknya selalu mengalami masalah-masalah. Masalah-masalah itu be-rupa masalah akademik dan masalah pribadi. Masalah-masalah akademik adalah persoalan-persoalan yang dihadapi mahasis-wa berhubungan dengan kegiatan-kegiatan administratif ku-rikulum proses belajar mengajar dan aturan-aturan akade-mik. MasalahTmasalah pribadi adalah kesulitan mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan orang lain atau situasi-si-tuasi di luar dirinya. Sqjumlah mahasiswa yang bermasalah berhasil mengatasi masalahnya tetapi tidak sedikit di an-tara mereka yang gagal. Ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya kegagalan mahasiswa memecahkan masalah teruta-ma dalam memecahkan masalah pribadi. Ketiga faktor terse-but adalah (1) ketidaksiapan fisik dan mental dalam meng-hadapi masalah (2) ketidakjelasan masalah yang akan dipe-cahkan dan (3) ketidakterampilan mahasiswa memecahkan de-ngan kritis masalah-masalah yang mesti dipecahkannya. Dari ketiga faktor tersebut yang diduga sebagai penyebab utama adalah ketidakterampilan mereka dalam memecahkan masalah dengan kritis. Tiadanya keterampilan memecahkan masalah dengan kritis pada diri mahasiswa nyata pada kegagalan me-reka dalam a. mengenali permasalahan yang akan dipecah-kan b. rnenguasai dan menerapkan teknik-teknik pemecahan masalah c. mengenali kelemahan-kelemahan diri yang menun-jang terjadinya masalah dan d. mengendalikan kemauan un-tuk cepat-cepat mengatasi suatu problem. Dalam profesi pemberian bantuan berbagai teknik bisa digunakan untuk membantu orang agar terampil memecahkan masalah. Salah satu di antaranya adalah teknik bantuan mo-del Carkhuff. Model bantuan Carkhuff digunakan untuk kon-seling dalam proyek ini model bantuan tersebut dicoba di-gunakan untuk bimbingan kelompok. Penerapan model bantuan Carkhuff dikemas dalam bentuk paket bimbingan. Tujuan proyek ini adalah menghasilkan paket bimbingan dan menilai kualitas paket yang dihasilkan tersebut. Paket yang akan dihasilkan direncanakan terdiri atas tiga bagi-an. Bagian 1 Panduan Umum Penggunaan Paket. Bagian ini me-muat Tujuan sasaran rasional seting pelaksanaan peran konselor (fasilitator) peran peserta dan alur kerja pe-laksanaan bimbingan kelompok. Bagian 2 Bahan Bimbingan. Bagian ini berisi bahan belajar yang akan dipelajari maha-siswa dalam kegiatan bimbingan kelompok. Bahan bimbingan terdiri atas tiga penggalan. Penggalan 1 Eksplorasi Situasi. Eksplorasi Situasi meliputi Eksplorasi Situasi Langsung Eksplorasi Makna Langsung Eksplorasi Perasaan Langsung dan Eksplorasi Alasan Langsung. Penggalan 2 Pemahaman Diri. Pemahaman diri meliputi Mempribadikan Makna Mempribadikan Masalah Mempribadikan Perasaan dan Mempribadikan Tujuan. Penggalan 3 Rencana Tindakan. Renca-na Tindakan meliputi Menetapkan Tujuan Eksplorasi Alter-natif Tindakan Eksplorasi Nilai-Nilai Diri dan Pengam-bilan Keputusan. Bagian 3 Tes Basil Bimbingan. Bagian ini berisi soal-soal untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pada diri mahasiswa setelah mem-pelajari setiap penggalan paket. Tahap-tahap yang dilalui dalam pengembangan Paket ada-lah (1) persiapan (2) penyusunan perangkat lunak dan (3) penilaian perangkat lunak. Pada tahap persiapan kegi-atan-kegiatan yang dilakdkan mencakup studi kepustakaan tentang model-model bantuan pemecahan masalah dan studi kepustakaan tentang keterampilan mahasiswa dalam memecah-kan masalah. Dalam tahap penyusunan perangkat lunak kegi-atan-kegiatan yang dilakukan adalah pengidentifikasian tu-juan umum penetapan tujuan khusus pembuatan alat evalu-asi (Format Penilaian Paket untuk konselor dan mahasiswa pedoman observasi dan tes hasil bimbingan) penyusunan strategi bimbingan penulisan bahan bimbingan dan penyu-sunan rancangan evaluasi formatif. Tahap penilaian men-cakup kegiatan-kegiatan penilaian ahli penilaian kelom-pok kecil dan uji lapangan terbatas. Uji lapangan terba-tas dilaksanakan di IKIP UJUNG PANDANG Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan. Subyek pengembangan terdiri atas subjek coba ahli subjek coba pemakai dan subjek coba sasaran produk. Subjek coba ahli adalah ahli konseling individual ahli bimbingan kelompok ahli sistem pengajaran/bimbingan dan ahli instrumentasi bimbingan. Subjek coba pemakai produk adalah konselor dan subjek coba sasaran adalah mahasiswa yang belum pernah dilatih secara khusus untuk memecahkan masalah. Perangkat pengembangan terdiri atas paket tes hasil bimbingan format penilaian paket dan pedoman observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif persentase dan uji t. Dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam tahap-ta-hap pengembangan tersebut dihasikan suatu paket bimbingan yang sesuai dengan paket bimbingan yang diharapkan. Paket tersebut dinamakan Paket Bimbingan Kelompok Pemecahan de-ngan Kritis Masalah-Masalah Pribadi (Paket BKPKMP). Demi-kian pun diperoleh hasil-hasil yang dapat digunakan untuk menilai kualitas paket. Dari penilaian uji coba lapangan terbatas dengan meng-gunakan format penilaian fasilitator dan mahasiswa tes hasil bimbingan dan pedoman observasi disimpulkan bahwa pada prinsipnya paket BKPKMP efektif dan layak digunakan sebagai sarana pelaksanaan bimbingan pemecahan masalah di tempat uji coba. Hal ini berarti bahwa paket BKPKMP mempu-nyai nilai kemungkinan menjadi sarana bimbingan kelompok untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memecahkan masalah dengan kritis pada populasi mahasiswa yang lebih luas. Sebagai sarana bimbingan paket BKPKMP memiliki kele-mahan-kelemahan. Kelemahan-kelemahan itu dapat dilihat pada beberapa kegiatan pengembangan yang tidak dilaksana-kan yaitu pembuatan (1) tes hasil bimbingan untuk peni-laian sumatif (2) penggalan daur ulang dan (3) tes-tes unit pada evaluasi formatif tidak dihitung validitas dan reliabilitasnya. Kelemahar lainnya petunjuk mengerjakan soal-soal latihan pada setiap sub-penggalan paket dianggap terlalu panjang dan bahan bacaan konsep pada sub-penggalan 3.2 Eksplorasi Nilai dan sub-penggalan 3.4 Pengembangan NIlai dianggap kurang rinci oleh mahasiswa. Keefektifan-nya dianggap rendah oleh peneliti karena hasil rata-rata yang diperoleh berkisar antara 46.67% - 56.76% sedangkan target ketuntasan yang diharapkan 70%. Dengan begitu pa-ket BKPKMP periu disempurnakan. Penyempurnaannya dapat di-laksanakan melalui penelitian eksperimental dan penelitian aksi pada sampel dan daerah populasi yang lebih besar dan luas.


Informasi Detail
DDC
Rt 378.1946 MAH p
Prodi
IKIP MALANG. PROGRAM PASCASARJANA PROGRAN STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING,, 1995.
Deskripsi Fisik
xi, 421 lembar il., tab. 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00566/KI/96
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--IKIP MALANG, 1995
Subjek
BIMBINGAN KELOMPOK

Pembimbing
-
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik