Skripsi
Pengembangan pembelajaran ekosistem berbasis inkuiri terbimbing melalui sumber belajar danau jurang toleh untuk mengembangkan keterampilan ilmiah siswa kelas VII SMPN 2 Sumberpucung / Sinta Nur Kholifah
Abstrak
RINGKASAN Kholifah Sinta N. 2018. Pengembangan Pembelajaran Ekosistem Berbasis Inkuiri Terbimbing melalui Sumber Belajar Danau Jurang Toleh untuk Mengembangkan Keterampilan Ilmiah Siswa Kelas VII SMPN 2 Sumberpucung. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ibrohim M.Si. (II) Sugiyanto S.Pd. M.Si. Kata Kunci inkuiri terbimbing sumber belajar keterampilan ilmiah siswa Pembelajaran IPA berdasarkan Kurikulum 2013 disarankan dengan menggunakan pendekatan ilmiah. Pendekatan ilmiah ini didukung dengan penerapan pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Sumber informasi yang dapat digunakan siswa dalam berinkuiri adalah sesuatu yang nyata seperti memanfaatkan potensi wilayah di sekitar sekolah. Pembelajaran agar dapat terlaksana dengan baik diperlukan adanya perencanaan dan perangkat pembelajaran yang tepat dan sistematis agar hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan pembelajaran yang valid dan layak. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg Gall (1983). Data dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor angket validasi skor penilaian keterampilan ilmiah dan pengetahuan siswa selama uji coba. Data kualitatif diperoleh dari saran atau komentar yang diberikan oleh validator. Validasi dilakukan oleh dosen ahli perangkat pembelajaran dan praktisi lapangan. Uji coba dilaksanakan di kelas 7.1 SMPN 2 Sumberpucung Kabupaten Malang dengan jumlah 32 siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan secara umum valid dengan rincian validitas silabus sebesar 95 4% RPP sebesar 95 5% instumen penilaian pengetahuan sebesar 94 6% instrumen penilaian keterampilan sebesar 96 4% LKS sebesar 95 2% dan handout sebesar 96 2%. Hasil uji coba menunjukkan efektivitas keterampilan ilmiah sebesar 84 4% dan pengetahuan siswa sebesar 83 1%. Hasil penilaian keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan nilai 89 1% yang artinya pembelajaran terlaksana dengan baik.