Skripsi
Pengaruh indeks pembangunan manusia, belanja modal, derajat desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2013-2016 / Ade Novid Pradana
Abstrak
ABSTRAK Pradana Ade Novid. 2018. Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Belanja Modal Derajat Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2013-2016 . Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. Kata Kunci Indeks Pembangunan Manusia Belanja Modal Derajat Desentralisasi Fiskal Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan. Pembangunan merupakan proses multidimensional yang melibatkan berbagai perubahan dalam struktur sosial dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi pengurangan ketimpangan pendapatan. Dalam rangka pembangunan ekonomi sekaligus terkait usaha-usaha pemerataan pertumbuhan ekonomi berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Secara bertahap diusahakan untuk mengurangi masalah ketimpangan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia belanja modal derajat desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2013-2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda.Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder dengan data panel (pooled data) merupakan gabungana antara runtut waktu (time series) dan data antar tempat dan ruang (cross section) yang diperoleh melalui teknik dokumentasi dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur. Untuk mengetahui pengaruhnya akan diolah menggunakan bantuan program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks pembangunan manusia belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi akan tetapi tidak signifikan pengaruhnya. Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan adalah berpengaruh positif dan signifikan hal tersebut menandakan bahwa meningkatnya pertumbuhan ekonomi tidak menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan tetapi sebaliknya semakin menambah tingkat ketimpangan pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dikarenakan belum merata pertumbuhan ekonomi antar daerah dan terkonsentrasi pada beberapa daerah tertentu.