Tesis
Kemampuan reseptif dan produktif terhadap kata-kata pungutan asing dalam bahasa Indonesia mahasiswa S-1 program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia PTS yang berada di wilayah eks-karesidenan Madiun / oleh Mudjiyono
Abstrak
inggris ABSTRACT Mudjiyono. 1995. Receptive an6 Productive Ability of the S-I Students of the Departments of the Indonesian Language and Literature Education of Private Universities in the Madiun Ex-Recidency on Foreign Loan Words. Thesis for Graduate School Institute of Teacher Training and Education. Malang . Advisors (I) Kweldju Siusana Dr. (II) Djiwandono M. Soenardi Prof. Dr. eywords students ability foreign loan words Nowadays the Indonesian Language is developing rapidly. The development can be strikingly seen in the borrowings of foreign words. It is a fact that foreign words (especially English) have enriched the increasing- vocabulary of the Indonesian Language. The Indonesian dictionaries which are thicker and thicker become one of the indicators to show it. The other indicator is that more and more foreign loan words are used in mass media (newspapers). The borrowing of foreign words to increase the number of the Indonesian vocabulary is badly needed in order that the Indonesia Language is likely to perform its various roles in society. In addition the Indonesian Language should improve to enable it to symbolize any modern concepts and ideas. The progress of science and technology the flourishing social and cultural way of living and fast spread of global development nearly in all aspects of life being adopted into the Indonesian Language motivate the developing of the Indonesian Language. The frequently-used foreign words in the Indonesian Language require the great awareness considerable attention and good understanding of the users of the Indonesian Language especially of the educated people of Indonesia and more specifically of the students of the Departments of the Indonesian Language and Literature so they will suit themselves to the growth of the Indonesian Language. The quick growth of the Indonesian Language needs to be in line with the capability of the educated society-both receptively and productively. In relation to the statements above this study is aimed to reveal. (1) The degree of the subjects ability to comprehend foreign loan words in the Indonesian Language. (2) The degree of the subjects ability to apply foreign loan words in the Indonesian Language. This study is a descriptive research. The subjects of the study are 95 S-1 students of semester VII of the Departments of the Indonesian Language and literature of the four private universities in the Madiun Ex-Recidency namely Unika Widya landala Madiun IKIF FGRI Madiun. STKIF FGRI Ngawi and STKIP PGRI Ponorogo. The data are obtained using tw(. test. instruments. One of the is muitiple-choice items with five options used to measure the students receptive abilfty . The other is subjective test in the form of a task to build sentences applying foreign loan words in them. This test is purposed to determine the students productive ability.. The aterials for the tests are taken from the editorials of Da Jawa Fos and Surya of June and December 1993_ The oring criterion is based on the real result of the riterion group consisting of the specialized lectures of the ndonesian Language. Che result of the study indicates e average of the subjects receptive ability using the cale E (very poor) to A (excellent) is poor. With Lh -- use f scale limit gt C (average) as a criterion there are only v Slivy 3 students (or 14 per cent) among the subjects who are able comprehend foreign loan words in the Indonesian Language. kewise the same result is achieved by the subjects in the oductive ability test. With the application of the same coring scale as the receptive ability test it is known that he average of the subjects productive ability is poor too. pplying the scale limit rsaquo C there are only 13 students (or 4 per cent) among the subjects who can use foreign loan ords in the Indonesian Language. The poor capability of the subjects both receptive and roductive deals not only with recent foreign loan words but lso with the foreign words coming into the vocabulary of the ndonesian Language long ago. On the basis of the findings above the writer ontributes some suggestions concerning the practical mplication or a further research. In connection with the ractical implication it is advisable that (1) the pplication of foreign loan words in newspapers should be electively done (2) the use of foreign loan words to enrich he vocabulary of the Indonesian Language should be paid a lose attention for the sake of the comprehension and rodu tion. Moreover due to the fact that no subject glary is offered for the students in classes it will be etter if the teaching of foreign loan wards is inserted in the classes of Reading Comprehension Writing and(h emantios. Further researches on foreign loan words should involve the variables considered to influence the mastery of foreign loan words in the Indonesian vocabulary among them the ability in English vocabulary the habitual activities in newspaper reading or the eagerness to study foreign loan words. It is necessary to do some more researches applying the instruments different from those which are used in this research. indonesia ABSTRAK djiyono- 1995- Kalcauunlan Rk13.1L0--if ELQ111111.1/ dap_ liata-kata Fungutaa Asing aahaaa Losionesia Mahasiswa aml Program atudi aadasa dan Sastra Indonesia am. yang Berada di Kiltikah Karesidenan Madiun. Tesis. Jurusan Bahasn Program Pasca Sarjana IKIP Malang. Pembimbing (I) Dr Siu sana Kweldju (II) Prof. Dr. M. Soenardi Djiwandono. Eatakunci kemampuan mahasisws kata pungutan asing Dewasa ini bahasa Indonesia (BI) mengalami perkembangan ng begitu pesat. Perkembangan yang paling tampak adalah pe-ngutan kata-kata asing. Adalah kenyataan bahwa dewasa ini diperkaya dengan kata-kata pungutan asing (Inggris). Sema-n tebalnya kamus BI merupakan salah satu indikator untuk ngetahui hal itu. Indikator lain adalah banyaknya pemakaian to pungutan asing dalam media massa cetak (surat kabar). Perkembangan BI dengan memungut kata-kata asing tersebut yang diperlukan agar BI mampu menjalankan berbagai fungsi ngdiembannya. Selain itu BI perlu dikembangkan untuk me-ngkinkan pelambangan berbagai konsep dan gagasan-gagasan dern. Kemajuan ilmu dan teknologi cakrawala sosial budaya gsemakin meluas serta gencarnya arus globalisasi dalam inpir segala bidang kehidupan yang semua itu hendak direkam n diungkapkan dalam BI mendorong perlunya pengembangan B1. Banyaknya penggunaan kata pungutan asing dalam BI ini erlu disadari diperhatikan dan dikuasai oleh masyarakat emakai BI lebih-lebih masyarakat terpelajar khususnya ma-siswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia armereka tidak ketinggalan laju perkembangan BI. Pesatnya erkembangan 81 ini perlu diiringi kemampuan golongan masya-rakat terpelajar di atas baik kemampuan yang bersifat resep-tifIrmupun produktif. Sehubungan dengan itu penelitian ini bertujuan mengeta-(1) Seberapa tinggi kemampuan subjek dalam memahami arti ka- bull ta-kata pungutan asing dalam BI 2) Seberapa tinggi kemampuan subjek dalam menggunakan kata- bull kata pungutan asing dalam BI. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif. Subjek )enelitian adalah 95 orang mahasiswa S-1 semester VII Program itudi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di empat PTS ang berada di wilayah eks-Karesidenan Madiun yaitu Unika ddya Mandala Madiun IKIP PGRI Madiun STKIP PGRI Ngawi dan IKIP PGRI Ponorogo. Data diperoleh dengan menggunakan dua nstrumen tes yaitu tes objektif pilihan ganda dengan lima lternatif yang digunakan untuk mengukur kemampuan reseptif an tes subjektif berupa tugas membuat kalimat dengan menggu-akan kata-kata pungutan asing yang digunakan untuk mengukur ernmpuan produktif. Bahan tes diambil dari wacana -Tajuk encana Kompas Jawa Fos Surya bulan Juni dan Desember 993. Kriteria penilaian ditetapkan berdasarkan hasil yang secara nyvta dicapai kelompok kriteria yang terdiri dari para dosen ahli dalam Hasil penelitian ini menunjukkan banwa rata-rata tingkat kemampuan reseptif subjek dengan menggunakan kuall. if ikasi yang serentang mulai amat kurang (E) sampai amat baik (A) adalah kurang. Dengan menggunakan batas kemampuan C kuali-fikasi sedang) di antara seluruh subjek hanya. 13 orang atau 14% yang dapat dikatakan mampu meinahami kata-kata pungutan asing dalam BI. Demikian juga hasil yang dicapai subjek dalam tes keinampuan produktif. . Dengan menggunakan skala penilaian yang saina dengan tes kemampuan reseptif rata-rata tingkat kemampuan produktif subjek adalah kurang. Di antara seluruh subjek dengan menggunakan batas kemampuan C hanya ads 13 orang atau 14% yang dapat dikatakan mampu menggunakan kata-kata pungutan asing dalam BI. Rendahnya kemampuan reseptif maupun prciduktif subjek ini tidak hanya mengenai kata-kata pungutan asing yang baru te-tapi juga mengenai kata-kata pungutan asing yang diperkirakan elah lama masuk ke dalam BI. Berdasarkan temuan-temuan tersebut disarankan hal-hal ng berkaitan dengan implikasi praktis maupun penelitian lanjutan. Berkenaan dengan implikasi praktis disarankan hal-hal sebagai berikut (1) Penggunaan kata-kata pungutan asing dalam surat kabar perlu dilakukan secara selektif (2) Peng-ajaran kosa kata pungutan asing dalam bahasa Indonesia perlu mendapat perhatian baik untuk keperluan komprehensi maupun produksi. Untuk itu karena tidak ada mata kuliah Kosa Ka-te inata kuliah Keterampilan Membaca Keterampilan Menu-us maupun Semantik dapat diberi inuatan penguasaan kosa kata pungutan asing. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan melibatkan va-riabel-variabel yang diduga mempunyai pengaruh terhadap pe nguasaan kosa kata pungutan asing dalam BI antara lain kemam-puan berbahasa Inggris kebiasaan membaca surat kabar mau-pun kepedulian dalam belajar kosa kata pungutan asing. Perlu juga diadakan penelitian lanjutan dengan menggunakan bentuk instrumen yang berbeda dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini.